Pendaftaran untuk jadi guru di SMA Unggul Garuda Baru sudah ditutup. Tapi, info soal rekrutmen ini masih menarik untuk dibahas. Bayangkan, ada 96 lowongan yang dibuka untuk guru perdana yang akan mengajar di tahun ajaran 2026/2027 nanti. Empat sekolah baru ini lokasinya tersebar, dari Belitung Timur sampai ke Bulungan di Kalimantan Utara.
Nah, syaratnya memang cukup tinggi. Calon guru harus punya gelar S2, IPK minimal 3,25, plus sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Lalu, apa imbalannya? Soal gaji pokok, disebutkan akan mengikuti aturan umum guru PPPK.
Ardi Findyartini, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif di Kemendiktisaintek, memberikan penjelasan.
"Guru SMA Unggul Garuda Baru akan menerima gaji dan tunjangan seperti guru pada umumnya (PPPK)," ujarnya dalam sebuah sosialisasi di Jakarta, Rabu lalu.
Tapi, ada yang berbeda. Menurut Ardi, selain tunjangan standar, mereka juga bakal dapat tunjangan lainnya. "Dan saat ini sedang dalam proses untuk penyiapan tunjangan lainnya," tambahnya. Kalau merujuk Perpres, gaji pokok untuk lulusan S2 golongan X itu berkisar antara Rp 3,3 juta hingga Rp 5,4 juta per bulan.
Sebelumnya, Wakil Menteri Stella Christie juga sudah memberi gambaran. Guru di Sekolah Garuda ini dijanjikan gaji yang kompetitif, setara dengan sekolah-sekolah unggulan lain di Indonesia. Yang menarik, mereka juga bakal disediakan rumah untuk tempat tinggal. Makanya, ajakannya pun khusus untuk guru-guru berprestasi.
"Kita memanggil seluruh guru-guru berprestasi, karena ini hanya untuk guru-guru berprestasi," kata Stella lewat Instagram.
Jadi, siapa saja yang bisa mendaftar? Syaratnya cukup ketat: WNI dengan usia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026, punya sertifikat pendidik dari PPG, dan IPK minimal 3,25. Kualifikasi S2 jadi prioritas. Mereka juga harus punya skor IELTS minimal 5,5 atau setara, dan yang penting, bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama.
Proses seleksinya sendiri sudah berjalan. Setelah pendaftaran ditutup pada 16 Februari, sekarang masuk tahap seleksi administrasi. Nanti akan ada serangkaian tes ketat, mulai dari CAT-BKN di akhir Maret, psikotes, microteaching, wawancara di April, hingga pengumuman akhir di pertengahan bulan yang sama. SK-nya baru akan terbit di awal Mei 2026.
Artikel Terkait
KPK Tunda Pemeriksaan Mantan Menshub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus Suap Perkeretaapian
Mahasiswa STIK Salurkan 70 Sapi untuk Jaga Tradisi Meugang Korban Bencana Aceh
Satpol PP DKI Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan yang Langgar Aturan Ramadan
Raja Denmark Kunjungi Greenland untuk Perkuat Ikatan di Tengah Latar Belakang Ketegangan AS