Suasana Ramadan di Jawa Barat ternoda oleh kabar duka. Di Parungpanjang, Bogor, seorang warga Kabupaten Tangerang tewas setelah tertabrak truk pengangkut material tambang. Truk itu disebut-sebut berplat nomor W dan diduga ilegal.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, menyoroti keras insiden ini. Saat menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi warga Muhammadiyah yang memulai lebih awal, Rabu (18/2/2026), ia justru menyelipkan amarah.
Namun begitu, suasana haru itu langsung berubah. Menurutnya, momen awal Ramadan ini justru diwarnai laporan kecelakaan yang memilukan.
KDM melihat kejadian ini sebagai bentuk pembangkangan yang nyata. Ia merasa upaya Pemprov menutup aktivitas tambang dan melarang truk bertonase besar melintas di jalan provinsi seperti diabaikan begitu saja.
Kalau terus dibiarkan, korban jiwa dipastikan akan bertambah. Itu pesannya.
Di sisi lain, upaya penyaluran kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang terus berjalan, meski tak mulus. Sebanyak 12.614 kepala keluarga (KK) sudah menerima bantuan Rp3 juta dari Pemprov Jabar. Mereka adalah warga di kawasan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, Bogor.
Artikel Terkait
Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Semen Padang 2-0
Gunung Dukono Erupsi, Status Waspada Berlaku dan Warga Tobelo Diimbau Waspada Hujan Abu
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung