Selasa kemarin, Jakarta tampak punya dua wajah. Di satu sisi, kemeriahan Imlek masih terasa hangat di udara. Di sisi lain, ada juga kabar soal aturan baru yang bakal mengubah ritme malam kota selama Ramadhan nanti. Intinya, hari itu penuh warna.
Nah, dari sekian banyak kejadian, ada beberapa cerita yang menarik buat disimak ulang.
Biokong Berhati Lembut di Vihara Setiabudi
Suasana di Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, khidmat seperti biasa. Umat silih berganti bersembahyang merayakan Imlek. Tapi siapa sangka, di balik kelancaran acara ada sosok pengurus harian atau Biokong yang unik. Namanya Zaini Arifin. Yang bikin menarik, pria ini seorang Muslim dan sudah mengabdi di vihara itu selama lima belas tahun lamanya. Sebuah teladan kerukunan yang nyata.
TMII Dihias Rona Merah Festival Pecinan
Gak cuma di pusat kota, kemeriahan Imlek juga merambah Taman Mini Indonesia Indah. Dari tanggal 14 sampai 17 Februari, Festival Pecinan digelar dengan berbagai acara budaya Tionghoa.
"Pekan Imlek di Taman Mini kami mulai dari tanggal 14 sampai 17 Februari 2026. Dalam rangka perayaan ini, kami menyelenggarakan berbagai acara yang berkaitan dengan budaya Tionghoa dan perayaan Imlek," jelas Suherman Asrat, Park Management Group Head TMII.
Jadi, suasana tradisional betul-betul terasa di sana.
Aturan Baru: Diskotek Tutup Lebih Lama Saat Ramadhan
Nah, ini kabar buat penggemar kehidupan malam. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru aja mengeluarkan aturan yang mewajibkan kelab malam, diskotek, dan sejenisnya untuk tutup. Masa penutupannya mulai satu hari sebelum Ramadhan hingga sehari setelah lebaran hari kedua. Cukup lama, ya.
Tapi begitu, aturan ini ada pengecualiannya. Tempat usaha yang ada di hotel bintang empat dan lima serta kawasan komersial tertentu masih boleh beroperasi. Syaratnya, lokasinya jauh dari permukiman, rumah ibadah, sekolah, atau rumah sakit.
Ancol Tembus Target 30 Ribu Pengunjung?
Sementara itu, di kawasan Ancol, suasana juga ramai bukan main. Manajemen sempat menargetkan kunjungan 30 ribu orang di hari raya Imlek kemarin.
“Hari Raya Imlek hari ini diperkirakan lebih dari 30 ribu akan menikmati berbagai acara di Ancol Taman Impian,” kata Daniel Windriatmoko, Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Mereka menggelar "Ancol Lunar Festival" dari 14 hingga 17 Februari untuk merayakan momen ini. Tampaknya, target itu bakal tercapai.
Liburan Imlek yang Edukatif buat Keluarga
Balik lagi ke TMII, ternyata daya tariknya bukan cuma festivalnya. Banyak keluarga sengaja memilih TMII sebagai tujuan liburan karena konsep wisatanya yang ramah anak dan edukatif.
"Kita memang niat ngajak anak-anak ke sini karena selain barongsai, di TMII juga banyak tempat yang bisa dilihat dan dipelajari," tutur Dzulhidwanda Rusadi (35), seorang pengunjung asal Karawang.
Jadi, selain hiburan, unsur belajar juga dapat. Liburan jadi berfaedah.
Begitulah kira-kira potret Jakarta di sebuah Selasa yang berwarna. Dari cerita ketulusan seorang Biokong, hingar-bingar perayaan, sampai aturan yang mengatur tata kota. Semuanya berjalan beriringan.
Artikel Terkait
KAI Catat Puncak Arus Balik Penumpang Imlek-Ramadan di Jakarta
Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako ke Warga Sawahlunto Jelang Ramadan
KPK Sita Uang Rp 5 Miliar Lebih di Safe House Kasus Suap Bea Cukai
Satpol PP DKI Luncurkan Program Bedah Rumah, Dimulai dari Hunian Warga Disabilitas di Cengkareng