"Terima kasih ya, terima kasih," ujarnya.
Suasana cair dan penuh keakraban itu mungkin jadi pembuka yang baik sebelum agenda berat esok hari. Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan dengan Trump nanti bakal fokus pada penguatan hubungan bilateral. Kerja sama strategis di bidang ekonomi akan jadi pokok pembicaraan, termasuk beberapa perjanjian dagang yang masih digodok.
“Ini bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Pak Presiden,” jelas Teddy. Targetnya jelas: meningkatkan rantai ekonomi dan produktivitas industri dalam negeri.
Dalam kunjungan kali ini, Prabowo tidak sendirian. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, juga turut mendampingi, menandakan bahwa pembicaraan energi mungkin juga akan menyentuh permukaan. Kini, tinggal menunggu bagaimana kedua pemimpin itu berdiskusi di meja perundingan. Harapannya tentu saja, hasilnya membawa manfaat nyata.
Artikel Terkait
Polisi Semarang Buru Dua Pelaku Bacok Wanita yang Tolong Korban Jambret
PM Spanyol Serukan Penghentian Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Ledakan Diduga dari Pabrik di Sidoarjo Rusak Sejumlah Rumah Warga
PM Qatar Kecam Penargetan Infrastruktur Sipil di Tengah Eskalasi dengan Iran