Menteri Agama Nasaruddin Umar baru saja tiba di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Lokasi ini yang dipilih untuk sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 H kali ini. Berbeda dari biasanya.
Pantauan di lokasi, Selasa sore (17/2/2026), mencatat kedatangannya sekitar pukul 16.20 WIB. Langsung, dia mengimbau semua pihak untuk bersabar menanti hasil resmi.
"Tapi hasilnya nanti kita sampaikan setelah sidang Isbat,"
kata Nasaruddin singkat, sebelum masuk ke dalam.
Lalu, apa alasan pemindahan tempat sidang? Rupanya, ini terkait pembangunan jalan di kawasan Thamrin yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Nasaruddin khawatir, kondisi itu bakal bikin ruang parkir di Kantor Kemenag jadi sangat terbatas bahkan bisa dibilang sempit. Kekhawatiran utamanya adalah kemacetan dan ketidaknyamanan bagi para peserta sidang.
"Karena pembangunan jalan raya di depan jalan Thamrin itu sedang dikerjakan oleh PU, jadi kita nggak ada parkir, bahkan sempit ya. Maka dikhawatirkan terganggu tidak ada tempat parkir,"
ujarnya menjelaskan.
Meski lokasinya berubah, Nasaruddin menegaskan tidak ada kendala berarti. Persiapan teknis sidang, menurutnya, sudah rampung sepenuhnya. Semua berjalan sesuai prosedur standar.
"Persiapannya kita sudah selesai. Jadi seperti normatif, seperti tahun yang lalu, nggak ada masalah teknis, hanya tempatnya aja berbeda,"
jelasnya. Sidang pun siap digelar, menunggu keputusan yang akan diumumkan nanti malam.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Berbeda dengan Muhammadiyah
Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Sambolo Carita
Keluarga Muslim dari Purwokerto Sambangi Vihara di Petak Sembilan Saat Imlek
Festival Cian Cui di Meranti: Tradisi Perang Air Jadi Perekat Budaya dan Lingkungan