Ramai-Ramai Belanja Lebaran di Tanah Abang Dimulai Lebih Awal

- Selasa, 17 Februari 2026 | 12:15 WIB
Ramai-Ramai Belanja Lebaran di Tanah Abang Dimulai Lebih Awal

Suasana ramai sudah menyergap kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini. Padahal, bulan Ramadan masih belum terlihat di ujung mata. Tapi, antusiasme warga untuk berburu baju Lebaran ternyata sudah tak terbendung.

Dari pantauan di lokasi, Selasa (17/2/2026), kerumunan pengunjung memang didominasi kaum perempuan. Tak sedikit yang sibuk mengajak serta anak-anaknya, berkeliling di antara lapak dan toko yang berjejalan.

Fokus utama mereka? Toko-toko pakaian muslim. Gamis dengan berbagai warna dan model, ditambah kerudung-kerudung cantik, jadi sasaran empuk. Calon pembeli tampak sibuk memilih, menawar, dan membawa pulang belanjaan dalam plastik-plastik besar.

Nur (45), misalnya. Perempuan asal Cikupa, Tangerang ini sengaja datang berdua dengan temannya. Rencana belanja ke Tanah Abang sudah dia susun jauh-jauh hari.

"Iya sih rencana, dari kemarin-kemarin di niatin. Baru dua kali (ke Tanah Abang),"

Katanya, dia sengaja memulai belanja Lebaran lebih awal. Tujuannya sederhana: menghindari kerumunan yang biasanya membludak tak karuan mendekati hari raya.

"Ya rencananya buat Lebaran mudah-mudahan. Nggak apa-apa, satu-satu lah nanti kan biar enak, nanti tinggal lainnya,"

Nur menambahkan,

"Biar murah juga. Ini dapet banyak. Biar nggak terlalu rame juga belanjanya."

Di sisi lain, ada Sekar (33). Dia datang dari Jakarta Timur, bukan untuk dirinya, tapi justru mencari baju koko untuk sang suami menyambut bulan puasa.

"(Mencari) baju-baju koko ya. Dateng dari pagi, udah dapet 1 baju,"

ujarnya.

Wanita ini punya trik sendiri agar belanja tidak kalap. Dia memberi batasan ketat: maksimal tiga baju untuk sekali datang. Kalau masih kurang? Ya, dia berencana untuk kembali lagi lain waktu.

"Saya batesin si ya, maksimal 3 baju. Kalau sekarang masih kurang si mungkin dateng lagi si,"

sebut Sekar. Rupanya, bagi banyak orang, strategi belanja awal seperti ini sudah jadi pilihan yang masuk akal.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar