Polres Kepulauan Meranti Amankan Arus Mudik 2.310 Penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Saat Imlek

- Selasa, 17 Februari 2026 | 10:30 WIB
Polres Kepulauan Meranti Amankan Arus Mudik 2.310 Penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Saat Imlek

Suasana ramai langsung terasa begitu menginjakkan kaki di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Libur Imlek 2026 ini, ribuan orang memadati kawasan pelabuhan di Kepulauan Meranti, Riau. Arus penumpang yang begitu padat tentu butuh pengaturan ekstra. Nah, untuk itulah Polres Kepulauan Meranti turun tangan dengan menyiapkan pengawalan ketat demi keamanan semua pihak.

Kapolres setempat, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan bahwa fokus utama mereka ada di tiga hal: keselamatan penumpang, kelancaran kapal, dan pencegahan gangguan keamanan serta ketertiban.

"Momentum perayaan Imlek identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang bepergian melalui Pelabuhan Tanjung Harapan,"

ujar AKBP Aldi dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Menurut data yang berhasil dihimpun, tercatat ada 2.310 penumpang yang hilir mudik melalui pelabuhan itu di hari libur tersebut. Mereka melakukan perjalanan baik domestik maupun keluar negeri. Untuk mengantisipasi keramaian ini, puluhan personel dikerahkan.

Dan upaya itu rupanya membuahkan hasil. Meski ada lonjakan pengunjung yang signifikan, Kapolres menyebut seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar. Pengamanan berjalan ketat tanpa menemui hambatan yang berarti.

Lebih lanjut Aldi menambahkan, selama pengamanan berlangsung, tidak ditemukan tindak pidana atau gangguan keamanan yang menonjol. Aktivitas di pelabuhan berjalan tertib. Semua berlangsung normal.

Operasi pengamanan ini dipimpin langsung oleh Padal Pam Pelabuhan Tanjung Harapan. Mereka menempatkan tujuh personel di titik-titik strategis. Tugasnya macam-macam: mengatur arus penumpang yang kadang kalap, memantau proses bongkar muat barang, dan tentu saja siaga mengantisipasi segala kemungkinan gangguan.

Personel yang terlibat antara lain Ipda Sabar Bernard Alexsander, Aiptu Dwi Padianto, Aipda Joko Sani, Aipda Yurnaldi, Bripda Yohanes Sitompul, Bripda Kevin Imanuel Simanjuntak (Raga), dan Bripda M. Rizky Wahyudi.

Di sisi lain, data pergerakan kapal juga cukup menarik untuk dilihat. Tercatat ada 29 armada yang beroperasi pada hari itu. Rinciannya, 3 kapal untuk rute internasional dan sisanya, 26 kapal, melayani rute domestik.

Untuk penumpang rute luar negeri, jumlahnya mencapai 417 orang. Dari angka itu, 404 di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan 13 lainnya Warga Negara Asing (WNA). Sekitar 210 penumpang turun di Selatpanjang, sementara 207 orang lainnya berangkat ke tujuan.

Sementara itu, lalu lintas penumpang domestik jauh lebih sibuk. Angkanya mencapai 1.893 orang. Sebanyak 1.410 penumpang turun di pelabuhan, dan 483 orang naik kapal untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar