MURIANETWORK.COM - Daryono, sosok yang selama ini dikenal publik sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengundurkan diri dari jabatannya dan mengajukan pensiun dini. Pengumuman resmi disampaikannya melalui grup komunikasi informasi gempa dan media kebencanaan pada Jumat malam, 13 Februari 2026. Langkah ini diambilnya setelah menjalani perawatan medis untuk kondisi kesehatan mata yang dialaminya.
Alasan Pengunduran Diri dan Status Terkini
Dalam pengumumannya, Daryono menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalani perawatan untuk penyakit distrofi kornea. Kondisi kesehatan inilah yang mendorongnya untuk mengambil cuti dinas sebelum akhirnya memutuskan mengajukan pensiun dini. Meski telah mengundurkan diri dari posisi direktur, ia menegaskan bahwa status kepegawaiannya di BMKG secara resmi masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
"Hingga 1 Mei 2026, saya masih berstatus pegawai BMKG," ujarnya.
Bersamaan dengan pengumuman itu, pria yang karib disapa pakar gempa ini juga meminta kepada rekan-rekan media untuk tidak lagi mencantumkan jabatan lamanya dalam pemberitaan. Permintaan ini menandai fase transisi dalam karier panjangnya di dunia kebencanaan.
Artikel Terkait
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual di Klungkung
Presiden Prabowo Kembali dengan Komitmen Investasi Rp 575 Triliun dari Jepang dan Korea
Megawati Serahkan 126 Sertifikat HKI untuk Lindungi Karya Seni dan Budaya Bali
Ekonom Sarankan Alihkan Subsidi BBM untuk Percepatan Elektrifikasi Hadapi Risiko Geopolitik