5 Kawasan Pecinan dengan Atmosfer Terbaik untuk Rayakan Imlek di Indonesia

- Minggu, 15 Februari 2026 | 12:45 WIB
5 Kawasan Pecinan dengan Atmosfer Terbaik untuk Rayakan Imlek di Indonesia

Makanan khasnya apa?

  • Choipan, kue kukus berisi sayur atau daging.
  • Bakmi kepiting dan bakmi babi yang jadi andalan kota ini.
  • Kue-kue tradisional Tionghoa buatan rumahan.

Yang bisa dilakukan:

  • Wisata klenteng, tentu saja.
  • Menyaksikan Festival Cap Go Meh dengan atraksi Tatung yang mendebarkan.
  • Menjelajahi kerajinan dan budaya lokal masyarakat setempat.

Kya-Kya Surabaya: Pecinan yang Urban

Surabaya punya beberapa kantong pecinan, tapi pusat keramaiannya ada di Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun. Kawasan ini menawarkan nuansa yang lebih modern, di mana tradisi bertemu dengan gaya hidup urban.

Malam Imlek di sini sangat hidup. Kya-Kya berubah jadi koridor kuliner dan hiburan terbuka. Ada panggung pertunjukan, lampion-lampion digantung rapi, dan pengunjung dari berbagai kalangan memadati area untuk sekadar menikmati atmosfer. Lokasinya di pusat kota, jadi mudah diakses dengan angkot atau ojek daring.

Coba makanan ini:

  • Lontong Cap Go Meh khas Surabaya.
  • Kwetiau goreng atau mie siram yang lezat.
  • Berbagai jajanan malam yang menggoda.

Tempat yang wajib dikunjungi:

  • Kelenteng Hong Tiek Hian.
  • Jelajah Kampung Kapasan Dalam yang penuh sejarah.
  • Gabungkan dengan wisata ke kawasan kota lama Surabaya.

Nagoya Hill, Batam: Wajah Modern

Berbeda dari yang lain, Nagoya Hill di Batam berkembang sebagai kawasan komersial modern. Tapi jangan salah, saat Imlek tiba, nuansa tradisi muncul dengan sangat kuat. Dekorasi megah, perayaan terbuka, dan ritual keagamaan tetap menjadi bagian penting.

Kawasan ini jadi titik temu yang menarik, sering dikunjungi wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang ingin merayakan Imlek dengan suasana berbeda. Aksesnya mudah, bisa terbang langsung ke Batam atau lewat feri. Dari bandara, perjalanan ke Nagoya hanya sekitar 20 menit.

Kulinernya beragam:

  • Seafood dengan bumbu khas Tionghoa yang segar.
  • Bakmi dan dimsum ala Batam.
  • Hidangan Imlek lengkap di restoran-restoran keluarga.

Aktivitas pendukung:

  • Kunjungi vihara besar yang ada di Batam.
  • Berbelanja di pusat perbelanjaan Nagoya Hill.
  • Menyempatkan diri untuk wisata pantai di pesisir Batam.

Itulah lima kawasan pecinan yang punya karakter unik masing-masing. Setiap tempat menawarkan pengalaman Imlek yang berbeda, dari yang sakral dan historis hingga yang modern dan meriah. Jadi, mau pilih yang mana?

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar