Mona Juul bukan sembarang orang. Dia adalah Duta Besar Norwegia untuk Yordania dan Irak, sekaligus tokoh di balik layar Perjanjian Oslo era 90-an. Namun, namanya muncul dalam dokumen Epstein yang terbaru. Akibatnya, dia memilih mundur.
Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, secara terbuka mendukung keputusan itu.
"Ini langkah yang tepat dan perlu diambil. Kontaknya dengan Epstein, seorang pelaku kejahatan seks yang sudah dihukum, menunjukkan kesalahan penilaian yang serius," ujarnya dalam pernyataan resmi Minggu lalu.
Pernyataan itu dikutip oleh kantor berita AFP dan semakin mengukuhkan betapa sensitifnya skandal ini. Bagi para pejabat, sekadar "kenal" saja sudah bisa berakibat fatal.
Artikel Terkait
Pemkot Bogor Terapkan WFH Setiap Jumat dan Potong Anggaran Bensin Pejabat
Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter
Presiden Korea Selatan Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp137 Miliar atas Kasus Gratifikasi