"Sehingga daerah terputus bisa tersambung lagi tentunya perekonomian akan berkembang lagi di daerah itu. Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk Polri di bawah kepemimpinan Bapak Sigit sebagai Kapolri," ujar Titiek.
Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini bukan sekadar ritual. Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berduka. Ia mengaku, komitmen ini merupakan turunan langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Dan ini juga bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai apa yang menjadi perintah Bapak Presiden kita terus lakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan," ucap Sigit.
Ia membeberkan, kerja tak berhenti di penyaluran bantuan. Fokus juga tertuju pada perbaikan pascabencana. Mulai dari percepatan pembangunan jembatan, penyiapan hunian sementara dan tetap, hingga kolaborasi solid dengan TNI dan kementerian terkait. Semuanya digerakkan untuk satu tujuan: pemulihan yang menyeluruh.
"Mulai dari terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan, di sisi lain perbaikan pascabencana baik selesaikan jembatan-jembatan, melakukan perbaikan terkait huntara dan huntap di beberapa tempat bisa kita tuntaskan, untuk mendukung dan kolaborasi tentunya dengan TNI, kementerian lembaga terkait," imbuh Sigit.
Artikel Terkait
KPK Apresiasi Presiden dan Wapres Patuh Lapor Kekayaan, Legislatif Tertinggal
Kebakaran Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning di Bekasi, 9 Unit Damkar Dikerahkan
Laporan Ungkap Potensi Agribisnis sebagai Motor Ekonomi Indonesia Menuju 2045
Pemkot Tangerang Raih Dua Penghargaan dan Dana Rp6 Miliar untuk Program Bangga Kencana