Koperasi Desa Dijadikan Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:45 WIB
Koperasi Desa Dijadikan Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

Dari sisi Kemensos, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyoroti efektivitas koperasi sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.

Ia berharap sinergi lintas lembaga makin kencang agar angka kemiskinan bisa ditekan. Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan, mengingat kondisi sosial yang dinamis. Optimismenya terlihat dari target graduasi atau 'wisuda' KPM. "Terima kasih tahun lalu sudah wisuda graduasi sebanyak 1.000 KPM... kita harap tahun depan menjadi 3.000 yang lulus graduasi menjadi keluarga mandiri," ujarnya.

Pesan pentingnya: bantuan sosial itu sifatnya sementara, sebagai pengaman agar tidak jatuh lebih dalam. Sementara koperasi, itulah jalannya untuk benar-benar bangkit dan mandiri. "Ini sesuai arahan Presiden: keluarga usia produktif tidak boleh kehilangan semangat untuk menjadi keluarga berdaya," tegas Gus Ipul.

Senada, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan adalah agenda nasional yang paling utama. Ia mendorong agar semua program dari berbagai kementerian dan lembaga bisa saling terhubung dan menguatkan. "BP Taskin sedang merumuskan pendekatan program-program yang anti-inflasi agar seluruh program Kementerian Lembaga bisa nyambung," tegasnya. Kopdes Merah Putih, dalam hal ini, dilihat sebagai salah satu jalur percepatan yang vital.

Di tingkat lokal, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyambut baik inisiatif ini. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan menyatakan komitmen kabupatennya.

Yuli punya harapan besar. Ia ingin para KPM perlahan-lahan melepaskan ketergantungan pada bantuan. "Kopdes Merah Putih menjadi wadah bagi mereka untuk berdaya, menabung, dan berusaha secara mandiri," tambahnya. Itulah inti dari seluruh kerjasama rumit ini: mengubah pola pikir dari sekadar menerima menjadi mulai berkarya, dengan koperasi sebagai rumah barunya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar