Sebagai ahli yang karirnya dihabiskan untuk mendalami seismologi, Daryono punya pandangan yang jelas. Ia menekankan tanggung jawab ilmiah dan moral, terutama bagi masyarakat Indonesia yang hidup di kawasan rawan bencana seperti Cincin Api.
“Saya tetap terbuka untuk berbagi informasi, memberikan penjelasan ilmiah, dan menjadi narasumber bila dibutuhkan,” tambahnya.
Lantas, siapa yang akan mengisi posisinya? BMKG telah menunjuk Rahmat Triyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gempabumi dan Tsunami.
Kepala Humas BMKG, Taufan Maulana, membenarkan kabar pengunduran diri ini. Menurutnya, Daryono memang telah memasuki masa purnabakti.
“Benar, beliau sudah memasuki masa purnabakti,” kata Taufan.
Di sisi lain, BMKG memastikan bahwa seluruh layanan informasi, termasuk peringatan dini gempa dan tsunami, tetap berjalan seperti biasa. Edukasi kepada masyarakat juga disebut tetap menjadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Buronan Interpol Bos Mafia Skotlandia Ditangkap di Bandara Bali
YLBHI Desak Kasus Penyiksaan Andrie Yunus Ditangani Peradilan Umum, Bukan Militer
Oknum Serka ATP Diduga Jadi Calo Penerimaan Prajurit di Maluku Tengah
WFH Jumat Resmi Berlaku untuk ASN, Sektor Vital Tetap Wajib ke Kantor