MURIANETWORK.COM - Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu meraih satu poin dalam laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Laskar Sape Kerrap ditahan imbang Persis Solo dengan skor 2-2 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026) sore WIB, meski sempat dua kali unggul dalam pertandingan tersebut.
Dinamika Laga yang Sengit
Pertandingan di Solo itu berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Madura United menunjukkan ketanggahan dengan menggagalkan peluang penalti cepat Persis Solo di menit-menit awal. Kiper M. Diky Indrayana berhasil membaca dengan sempurna arah tendangan Roman Paparyga, menyelamatkan timnya dari kebobolan lebih dulu.
Memanfaatkan momentum tersebut, Madura United justru berbalik unggul melalui eksekusi penalti yang dilakukan dengan dingin oleh Junior Brandao. Namun, keunggulan itu sirna jelang turun minit, saat Paparyga menebus kesalahannya dan membawa Persis menyamakan kedudukan.
Kesempatan Emas yang Terbuang
Memasuki babak kedua, duel tetap berjalan sengit. Madura United kembali menunjukkan gigihnya dengan memimpin untuk kedua kalinya berkat sontekan Jorge Mendonca. Sayangnya, keunggulan tipis itu kembali tak bertahan lama. Pada menit ke-66, Dusan Mijic berhasil membobol gawang Madura United, mengamankan satu poin untuk tuan rumah dan menutup pertandingan dengan skor imbang.
Menyaksikan poin nyaris lengah untuk kedua kalinya, Carlos Parreira tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Pelatih asal Brasil itu mengakui bahwa timnya seharusnya bisa mengamankan kemenangan.
"Pertandingan hari ini saya rasa laga yang bagus untuk kedua tim. Saya percaya fans yang melihatnya sangat menikmati karena kedua tim punya semangat untuk memenangkan laga," ucapnya dalam konferensi pers pasca laga.
Namun, di balik pujian untuk semangat kedua kubu, Parreira lebih menekankan pada pelajaran berharga yang harus diambil anak asuhnya. "Kami mendapatkan gol tetapi sayangnya di menit akhir kami membiarkan mereka menyamakan skor. Tetapi kami perlu belajar dari ini," sesal pelatih yang dikenal dengan pendekatan taktisnya itu.
Refleksi Menuju Laga Berikutnya
Hasil imbang ini tentu menjadi catatan penting bagi Madura United dalam perjalanan kompetisi. Kemampuan mempertahankan keunggulan dan konsistensi sepanjang 90 menit tampaknya menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Bagi Persis Solo, satu poin yang diraih di kandang sendiri merupakan hasil yang pantas setelah menunjukkan daya juang tinggi untuk bangkit dari ketertinggalan dua kali.
Laga yang penuh gelombang ini pada akhirnya meninggalkan rasa campur aduk, terutama di kubu tamu. Parreira dan skuadnya kini harus segera melupakan kekecewaan dan fokus memetik pelajaran berharga untuk persiapan pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Panggil Lagi dr. Richard Lee Pekan Depan
PJR Cikampek Gagalkan Pencurian Ban Serep Truk di Tol Jakarta-Cikampek
Magnesi vs Magsayo: Duel Penentu Calon Penantang Gelar Dunia WBC
Kasus Penganiayaan Ojol oleh Oknum TNI di Jakbar Diselesaikan Lewat Mediasi Damai