Di pangkalan militer Fort Bragg, Carolina Utara, Donald Trump memberikan jawaban yang cukup blak-blakan. Saat seorang jurnalis menanyakan soal keinginannya akan perubahan rezim di Iran, Presiden Amerika Serikat itu tak ragu. "Sepertinya itu akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi," ujarnya pada Jumat (13/2) waktu setempat.
Pernyataannya itu tak lepas dari konteks militer yang sedang bergerak. Trump mengonfirmasi bahwa kelompok kapal induk kedua AS akan segera berlayar ke Timur Tengah. "Kapal itu akan segera berangkat," katanya, merujuk pada laporan tentang pemindahan USS Gerald R. Ford dari Karibia.
"Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya," tambahnya, dengan nada tegas. Ancaman militer terhadap Iran, jelas, sedang ditingkatkan di tengah negosiasi program nuklir yang alot.
Artikel Terkait
Media Malaysia Soroti Performa Indonesia Usai Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series
Wamenhub Apresiasi Polri, Kecepatan Arus Mudik-Lebaran 2026 Capai 81 km/jam
Menteri Ketenagakerjaan Anjurkan WFH Satu Hari Seminggu, Sektor Vital Dikecualikan
Komisi III DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus untuk Kasus Penyiraiman Andrie Yunus