Mantan Kepala Desa Bogor Ditusuk Usai Salat Jumat, Pelaku Diamankan Warga

- Jumat, 13 Februari 2026 | 18:30 WIB
Mantan Kepala Desa Bogor Ditusuk Usai Salat Jumat, Pelaku Diamankan Warga

MURIANETWORK.COM - Seorang mantan kepala desa di Kabupaten Bogor menjadi korban penusukan usai menunaikan salat Jumat. Peristiwa yang mengagetkan warga itu terjadi di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, pada Jumat (13 Februari 2026) siang. Pelaku, yang diketahui masih satu wilayah dengan korban, langsung diamankan oleh jemaah yang menyaksikan kejadian tersebut.

Kronologi Penusukan di Depan Masjid

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, insiden berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB, tepat saat korban yang berinisial HASJ (55) hendak meninggalkan masjid. Suasana yang seharusnya tenang usai ibadah berubah mencekam dalam sekejap.

Kapolsek Caringin, AKP Jajang, menjelaskan detail kejadian. "Saat korban hendak pulang melalui pintu keluar masjid, pelaku tiba-tiba menghadang dan langsung melakukan penusukan menggunakan senjata tajam jenis pisau yang mengenai bagian perut sebelah kiri korban," tuturnya pada Jumat lalu.

Pelaku Diamankan Warga

Spontanitas warga yang hadir mencegah situasi menjadi lebih buruk. Mereka langsung bergerak menghentikan aksi pelaku berinisial M itu dan menahannya di lokasi kejadian. Tindakan cepat ini dinilai penting untuk mencegah reaksi emosional massa sekaligus memastikan pelaku tidak melarikan diri.

AKP Jajang menambahkan, "Pelaku sempat diamankan oleh warga di lokasi guna menghindari aksi massa sebelum akhirnya dijemput oleh petugas Piket Fungsi Polsek Caringin."

Korban Dievakuasi, Barang Bukti Disita

Sementara pelaku diamankan, korban yang mengalami luka tusuk di bagian perut segera mendapat pertolongan pertama. HASJ kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif. Kondisinya terus dipantau.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu buah pisau yang diduga kuat sebagai alat kejahatan. Barang bukti ini kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif di balik penusukan yang mengejutkan komunitas setempat ini.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar