Ia menambahkan, setelah alat berat akhirnya bisa dioperasikan, proses pemulihan akses dan distribusi bantuan berjalan jauh lebih lancar. Upaya terpadu dari tim rescue, operator, dan mekanik menjadi kunci keberhasilan operasi ini.
Ucapan Syukur dari Warga Setempat
Datok Penghulu Kampung Sekumur, Sofian Iskandar, menggambarkan dahsyatnya bencana yang melanda. Banjir bandang yang membawa kayu gelondongan dengan ketinggian air mencapai tujuh hingga sepuluh meter itu menyapu bersih jalan dan permukiman. Ia menyadari, tanpa bantuan alat berat, mustahil bagi warga untuk membersihkan sendiri material sebanyak itu.
“Atas nama masyarakat Kampung Sekumur, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran alat berat Jhonlin Group. Alhamdulillah, sekarang jalan sudah terbuka dan kendaraan sudah bisa langsung masuk ke lokasi,” ungkap Sofian.
Dengan terbukanya akses transportasi ini, harapan untuk pemulihan kehidupan warga dan penyaluran bantuan pascabencana secara lebih masif kini terbuka lebar. Normalisasi jalan setidaknya memberikan secercah kepastian bagi warga yang kehilangan hampir segalanya.
Artikel Terkait
Belanda Imbang Lawan Ekuador Usai Main dengan 10 Pemain Sejak Menit ke-12
Serangan Udara Israel Guncang Beirut Selatan, Mobil Dihantam Rudal Drone
Italia Tersingkir Lagi, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti
Israel Bantah Tudingan Sepihak Soal Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon