MURIANETWORK.COM - Kepolisian Resor Bogor telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di kawasan Puncak. Langkah ini diambil guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur wisata favorat tersebut. Sistem ganjil-genap dan satu arah (one way) akan diterapkan secara bertahap, mulai dari Sabtu (14/2) hingga Selasa (17/2) mendatang.
Skema Rekayasa Lalu Lintas Bertahap
Rencana pengaturan lalu lintas dirancang dengan skema bertingkat. Polisi akan mengoptimalkan sistem ganjil-genap terlebih dahulu sebagai langkah awal. Jika arus kendaraan tetap padat dan berpotensi menyebabkan kemacetan parah, maka akan ditingkatkan menjadi sistem satu arah.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan mekanisme tersebut. "Untuk rencana rekayasa, kita akan melaksanakan antisipasi apabila ada terjadi kepadatan dengan mengoptimalkan rekayasa one way yang pertama. Kemudian sebelum dilaksanakan one way itu dilaksanakan ganjil genap," tuturnya pada Jumat (13/2).
Periode Penerapan dan Koordinasi Lintas Sektor
Penerapan ganjil-genap direncanakan berlangsung selama periode libur, termasuk cuti bersama. Selain fokus pada pengaturan arus kendaraan, aparat juga mengantisipasi potensi bencana alam mengingat kawasan Puncak sedang memasuki musim penghujan.
Ardian menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai instansi telah dilakukan. "Itu melibatkan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dari TNI, kemudian BPBD serta Damkar untuk antisipasi apabila memang saat ini itu musim penghujan sehingga kita antisipasi bencana juga," jelasnya.
Imbauan Penting bagi Pengendara
Bagi masyarakat yang berencana berkunjung, polisi memberikan sejumlah imbauan krusial. Pertama, pengendara diharapkan selalu memantau perkembangan terkini pola rekayasa lalu lintas yang bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan.
"Apabila sedang dilaksanakan penutupan alangkah lebih baiknya untuk destinasinya bisa dialihkan di wilayah lain di Kabupaten Bogor itu cukup banyak, baik itu wisata kuliner maupun wisata alam yang lainnya," sebut Ardian.
Kedua, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sangat disarankan mengingat kontur jalan di Puncak yang didominasi tanjakan dan turunan curam. Ketiga, perhatikan tanggal keberangkatan sesuai aturan ganjil-genap.
Terakhir, keselamatan harus menjadi prioritas utama. "Serta yang ketiga adalah selalu utamakan keselamatan selalu berhati-hati tertib dalam berlalu lintas selalu menjaga jarak aman antar kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan," pungkasnya menekankan.
Artikel Terkait
Golkar Tegaskan Tetap Lakukan Kontrol Kritis terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menteri Lingkungan Hidup Tuntut PT Biotek Tanggung Jawab Atasi Pencemaran Cisadane
Menteri ATR Tawarkan HGB di Atas HPL untuk Selesaikan Sengketa Lahan Jakarta
Pemerintah Perketat Pengamanan Bandara Koroway Usai Penembakan Pesawat