MURIANETWORK.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan 2.840 tiket mudik gratis untuk menyambut Lebaran 2026. Program yang bertujuan meringankan beban masyarakat dan mengurangi kepadatan arus lalu lintas ini akan menggunakan 53 unit bus yang melayani sepuluh rute berbeda. Pendaftaran direncanakan dibuka dalam waktu dekat melalui aplikasi SapaWarga, dengan keberangkatan terpusat di Terminal Leuwipanjang, Bandung, pada 13-15 Maret 2026.
Rincian Rute dan Armada yang Disiapkan
Sepuluh rute perjalanan telah ditetapkan untuk menjangkau berbagai daerah tujuan. Rute-rute tersebut meliputi perjalanan dari Bandung menuju Sukabumi, Ciledug, Solo, dan Yogyakarta. Selain itu, ada pula rute dari Bekasi ke Tasikmalaya dan Purbalingga, serta dari Bogor ke Palabuhanratu. Untuk memudahkan warga di wilayah penyangga, disediakan juga rute Bekasi-Bandung, Cileungsi (Bogor)-Bandung, dan Yogyakarta-Bandung.
Armada yang disiagakan terdiri dari 53 unit bus, yang merupakan gabungan antara bus reguler berizin trayek tetap dan bus pariwisata. Pilihan menggunakan operator dengan trayek tetap ini bukan tanpa alasan. Pengalaman mereka melayani perjalanan antar kota dalam trayek rutin dianggap sebagai nilai tambah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
Agus Didik Suseno, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jabar, menekankan pentingnya faktor pengalaman ini. "Artinya, yang sudah punya rute tetap, sehingga dia punya asal dan tujuan dari asal terminal dan sudah punya pengalaman melayani," jelasnya.
Mekanisme Pendaftaran dan Anggaran
Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui aplikasi SapaWarga, yang rencananya akan membuka pendaftaran pada Kamis atau Jumat pekan ini. Melalui aplikasi tersebut, calon penumpang dapat mengakses informasi lengkap, mulai dari jadwal keberangkatan, persyaratan administrasi, jenis armada, hingga detail rute perjalanan.
Program kolaboratif ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah. Jasa Raharja sebagai BUMN turut berkontribusi dengan menyediakan 10 bus pariwisata berkapasitas 480 kursi untuk rute-rute tertentu seperti Bandung-Wonogiri, Bandung-Solo, Bandung-Semarang, dan Bandung-Sragen. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan.
Untuk merealisasikan program mudik gratis ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp530 juta. Dishub Jabar juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta guna mengoptimalkan penyelenggaraan dan kemungkinan perluasan layanan di masa mendatang.
Fokus pada Arus Mudik dan Harapan ke Depan
Perlu dicatat bahwa program tahun ini baru mencakup perjalanan mudik menuju kampung halaman dan belum melayani untuk arus balik. Meski skalanya mungkin belum mampu menampung seluruh pemudik, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi sebagian masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menekan angka kemacetan.
Agus Didik Suseno mengakui bahwa dampaknya mungkin belum signifikan, namun langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah. "Walaupun mungkin kecil, kita berupaya mengurangi kepadatan dan membantu saudara kita yang sudah lama tidak pulang ke kampung halamannya," ungkapnya.
Dengan persiapan yang telah dirancang, program mudik gratis Jawa Barat 2026 diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan kemudahan, dan menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.
Artikel Terkait
Anak Perempuan di Demak Tewas Gantung Diri Didahului Unggahan Emosional di Media Sosial
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, Akui Peran Demokrasi
Kapolres Bogor Terima Satyalancana Wira Karya Atas Kontribusi Program Makan Bergizi Gratis
Sekjen Golkar Bantah Ada Ketegangan antara Menkeu dan Menteri ESDM Soal Lifting Migas