MURIANETWORK.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran terkait perundingan nuklir, dengan menyebut kegagalan mencapai kesepakatan akan membawa konsekuensi yang "sangat traumatis". Pernyataan ini disampaikan Trump pada Jumat (13/2/2026), di tengah pertimbangan Washington untuk memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah guna memberi tekanan lebih lanjut.
Ancaman Konsekuensi yang "Sangat Traumatis"
Dalam pernyataannya, Trump secara eksplisit menekankan bahwa jalan perundingan adalah pilihan yang harus ditempuh. Namun, nada yang digunakan juga membawa pesan tegas mengenai alternatif yang akan dihadapi Teheran jika meja perundingan menemui jalan buntu. Ancaman ini bukanlah retorika kosong, mengingat sejarah konflik militer antara kedua negara yang pernah terjadi sebelumnya.
"Kita harus mencapai kesepakatan, jika tidak, akan sangat traumatis, sangat traumatis. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi kita harus mencapai kesepakatan," ujar Trump.
Ia kemudian melanjutkan dengan penegasan serupa, "Ini akan menjadi trauma yang sangat besar bagi Iran jika mereka tidak mencapai kesepakatan."
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014