MURIANETWORK.COM - Kebakaran gudang milik PT Biotek Saranatama di Tangerang Selatan berujung pada pencemaran lingkungan yang serius. Cairan pestisida dari lokasi kejadian mengalir ke Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane, dan menyebabkan kematian ikan dalam jumlah besar. Pemerintah setempat telah mengeluarkan imbauan keras agar warga tidak mengonsumsi ikan dari sungai tersebut sembari melakukan upaya penanggulangan.
20 Ton Pestisida Terbakar dan Mencemari Aliran Sungai
Pemeriksaan Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap skala kerusakan yang cukup signifikan. Kebakaran yang melanda gudang perusahaan di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD Serpong itu diduga melibatkan sekitar 20 ton pestisida. Bahan kimia berbahaya itu, yang terdiri dari jenis cypermetrin dan profenofos, terbakar lalu terbawa air pemadaman ke badan sungai.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan dampak serius insiden ini terhadap ekosistem. "Kurang lebih 20 ton pestisida terbakar, dan air sisa pemadaman yang bercampur residu kimia mengalir hingga mencemari sungai. Kondisi ini sangat berdampak serius terhadap ekosistem perairan dan masyarakat di sekitarnya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2).
Artikel Terkait
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar