MURIANETWORK.COM - Sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat menjadi lokasi aksi pencurian yang cerdik. Pelaku berhasil menyusup ke dalam ballroom hotel dan mengambil tas berisi laptop serta telepon genggam milik seorang peserta rapat. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (10/2) pagi itu kini tengah diselidiki oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.
Modus Penyusupan yang Berani
Keberanian pelaku menjadi sorotan setelah rekaman CCTV dari kejadian tersebut beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat seorang pria berpakaian rapi, mengenakan batik lengan panjang dan kacamata, memasuki lobi hotel dengan sikap tenang. Ia bahkan disambut dan dibukakan pintu oleh petugas bell boy, seolah-olah tamu biasa. Ciri yang mencolok adalah lanyard yang tergantung di lehernya, sebuah aksesori yang kerap dikenakan peserta acara atau karyawan, yang mungkin digunakan untuk menyamarkan identitas.
Rekaman dari sudut lain menunjukkan kelicikan pria tersebut. Di lantai dua, ia terlihat memasuki sebuah ruangan sambil berpura-pura sedang menelepon. Beberapa saat kemudian, ia keluar dengan membawa serta sebuah tas ransel hitam yang sebelumnya tidak ia gendong.
Kronologi Pencurian Saat Rapat Berlangsung
Korban, seorang peserta rapat dari Kementerian Perhubungan, baru menyadari kehilangannya saat jam istirahat. Ia telah menaruh tas hitam berisi laptop dan ponselnya di meja kerja dalam ballroom tempat rapat sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, ketika kembali ke ruangan sekitar lima puluh menit kemudian, barang-barang berharga itu telah lenyap.
Setelah meminta pemeriksaan rekaman CCTV dan mengetahui barangnya diambil orang tak dikenal, korban pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Penyelidikan Polisi Berjalan
Pihak kepolisian telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mendalami kasus ini. Upaya identifikasi dan penelusuran terhadap pelaku tengah dilakukan secara intensif.
“Kami sudah menerima laporan dan masih menyelidiki kasus tersebut,” jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.
Roby menambahkan, laporan resmi dari korban menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan maupun modus operandi di balik aksi pencurian yang berani terjadi di tengah keramaian hotel ternama ini.
Artikel Terkait
Australia Tegur Keras Roblox Soal Ancaman Predator dan Konten Berbahaya bagi Anak
KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Kapolri Soroti Ancaman Utama Global: Konfrontasi Geoekonomi hingga Kemiskinan
Aktivis Soroti Responsivitas dan Program Sekolah Gratis Andra Soni Setahun Memimpin Banten