Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kabarnya sudah siap menyambut jamaah pada Ramadan 2026 mendatang. Lokasinya di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu, infrastruktur peribadatannya disebut telah rampung.
Suwito, Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN (OIKN), menegaskan hal itu. Menurutnya, fasilitas ibadah ini melengkapi infrastruktur dasar lain di IKN.
"Fasilitas peribadatan melengkapi infrastruktur dasar lainnya di IKN, salah satunya Masjid Negara," ujarnya, seperti dilansir Antara.
Targetnya jelas: masjid berstandar internasional ini akan menjadi pusat kegiatan umat Muslim mulai Ramadan 1447 Hijriah. Artinya, saat bulan puasa tahun 2026 nanti, salat wajib lima waktu, Jumat, hingga berbagai kajian keagamaan sudah bisa digelar di sana. Tak hanya itu, Suwito juga menyebut salat Tarawih dan Idul Fitri tahun ini pun sudah bisa dilaksanakan di tempat tersebut.
Dari segi fisik, bangunannya cukup megah. Dibangun di lahan seluas 32.125 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 61.596 meter persegi, masjid ini mampu menampung lebih dari 60.000 jamaah. Desainnya memadukan unsur modern dan spiritual; kubahnya menyerupai sorban, sementara menara setinggi 99 meter merepresentasikan Asmaul Husna. Proses pembangunannya sendiri dikatakan telah mencapai 98,4 persen.
Namun begitu, fungsi Masjid Negara IKN rupanya tak cuma untuk ibadah semata. Ia juga dirancang sebagai pusat peradaban. Di dalamnya akan ada perpustakaan digital, ruang pertemuan, dan area komersial yang dikhususkan untuk UMKM lokal.
Berbagai kegiatan selama Ramadan 2026 pun sudah disiapkan. Mulai dari Bazar Ramadan, buka puasa bersama, pusat takjil, hingga kajian subuh dan kultum tarawih. Ada juga pengajian yang dikhususkan untuk kalangan Gen-Z dan ibu-ibu, serta peringatan Nuzulul Quran.
Di sisi lain, kegiatan keagamaan selama bulan suci tidak hanya terpusat di Masjid Negara. Suwito menambahkan, rangkaian serupa juga disiapkan di 12 masjid dan 37 mushala yang tersebar di kawasan perkantoran, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), hingga rumah susun di seluruh area IKN.
Artikel Terkait
Kapolri Soroti Ancaman Utama Global: Konfrontasi Geoekonomi hingga Kemiskinan
Aktivis Soroti Responsivitas dan Program Sekolah Gratis Andra Soni Setahun Memimpin Banten
DBM DKI Perbaiki Jalan Berlubang di Flyover Grogol Pascakecelakaan Ojol
Operasi Pekat Jaya 2026 Polda Metro Tangani 772 Kasus Pidana dalam 15 Hari