MURIANETWORK.COM - Bahar bin Smith secara resmi meminta maaf atas kasus penganiayaan yang dialami anggota Banser, Rida, di Cipondoh, Tangerang. Permintaan maaf itu disampaikan melalui rekaman video yang beredar pada Rabu (11/2/2026), di mana Bahar menyebut insiden tersebut sebagai pelajaran berharga bagi dirinya dan rekan-rekannya.
Permintaan Maaf Melalui Rekaman Video
Dalam video berdurasi singkat yang diterima oleh sejumlah wartawan, Bahar Smith tampak duduk bersama beberapa orang yang diduga merupakan rekannya. Suasana dalam rekaman terlihat cukup khidmat, mengiringi pernyataan permohonan maaf yang disampaikannya. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menanggapi dan meredakan ketegangan pasca-kejadian yang sempat menjadi sorotan publik.
Bahar tidak hanya meminta maaf kepada korban secara personal, tetapi juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada organisasi tempat Rida bernaung, GP Ansor. Hal ini menunjukkan pengakuan bahwa dampak peristiwa tersebut meluas ke lingkungan sosial yang lebih luas.
Isi Pernyataan Langsung Bahar Smith
Dalam rekaman itu, Bahar Smith menyampaikan permintaan maafnya dengan kata-kata yang jelas. Ia tampak berbicara dengan penuh perhitungan.
"Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi dan Pak Dwi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida," tuturnya.
Pernyataan tersebut sekaligus mengafirmasi keterlibatan beberapa pihak lain yang disebutkan namanya. Dengan menutup pernyataannya dengan menyebut insiden ini sebagai "pelajaran berharga", Bahar Smith berusaha memberikan kesan refleksi dan penyesalan atas tindakan yang telah terjadi. Respons publik terhadap permintaan maaf ini masih terus diamati, seiring dengan proses hukum yang kemungkinan masih berjalan.
Artikel Terkait
Ledakan Pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon Tewaskan Lima Orang
PDIP Putar Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme di Setiap Agenda Partai, Hasto: Ini Pelurusan Sejarah
Polisi Bekuk Pasutri Pemilik Wedding Order Penipu, Korban 58 Pasangan dengan Kerugian Rp2,6 Miliar
Menteri Pertahanan Pimpin Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu, Kenang Sosok Prajurit Sejati Tanpa Balas Jasa