Klaim Sumber Dana dari Pinjaman Luar Negeri
Dalam penjelasannya lebih lanjut, Trenggono menyoroti asal-usul dana yang menjadi pokok perdebatan. Ia menegaskan bahwa proyek ambisius pembangunan kapal tersebut tidak dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung, melainkan melalui skema pinjaman luar negeri.
"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegasnya.
Rencana pembangunan 1.500 kapal ikan yang merupakan kerja sama dengan Inggris ini memang telah menjadi perbincangan sebelumnya. Penjelasan Trenggono ini mengisyaratkan adanya kemungkinan perbedaan pemahaman atau prosedur teknis antara kedua kementerian mengenai mekanisme pencairan dana pinjaman tersebut, yang mungkin belum sepenuhnya tersalurkan ke KKP sebagai pelaksana proyek.
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi