"Pelaku mencoba mengambil paksa handphone korban sehingga terjadi keributan dan mencekik leher korban," jelas Kombes Reynold lebih lanjut.
Setelah insiden itu, D meninggalkan lokasi dengan membawa ponsel milik NM. Tidak hanya itu, barang-barang berharga korban lainnya juga ikut diambil.
Motif di Balik Amukan
Dalam pemeriksaan, pelaku mengungkapkan alasan di balik kemarahannya. Ia merasa kesal dan dikhianati karena selama ini kerap memberikan uang dan membelikan barang, termasuk telepon genggam, kepada NM. Perasaan itu memuncak saat ia menduga korban memiliki hubungan dengan pria lain.
"Pelaku marah kepada korban karena selama berpacaran pelaku sering memberikan uang dan membelikan handphone, namun korban mempunyai pacar lagi sehingga pelaku marah dan mengambil barang-barang korban, termasuk ATM dan handphone," beber Kapolres Reynold Hutagalung, menguraikan pengakuan tersangka.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut, menyoroti sekali lagi bahaya laten kekerasan dalam hubungan yang kerap berawal dari emosi yang tidak terkendali.
Artikel Terkait
Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia yang Jadi Gerbang Menuju Antartika
Dua Pelaku Pemalakan Mobil di Tanah Abang Ditangkap Usai Video Viral
Iran Tangkap Jaringan Mossad, Bocoran Data Diduga Picu Kematian Warga Sipil
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana