Lebih lanjut, Aher menjelaskan bahwa penerimaan dari cukai berpotensi dialokasikan kembali untuk memperkuat program kesehatan masyarakat. Dana tersebut dapat digunakan untuk upaya pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung, sehingga menciptakan siklus yang positif bagi sistem kesehatan nasional.
Seruan untuk Pola Hidup Sehat dan Langkah Konkret
Selain mendorong regulasi, politisi yang pernah memimpin Jawa Barat ini juga membuka opsi pengaturan kadar gula melalui pengawasan ketat oleh otoritas terkait. Namun, ia kembali menegaskan bahwa langkah cukai adalah yang paling cepat untuk menimbulkan efek nyata.
“Yang tidak boleh itu berlebihan. Selama ini konsumsi gula kita sudah sangat berlebihan. Karena itu harus segera dikendalikan,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Aher mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai bergerak ke arah pola konsumsi yang lebih sehat. Ia meyakini bahwa fondasi bangsa yang kuat dimulai dari kualitas sumber daya manusianya.
“Kunci sejahtera ke depan adalah masyarakat yang terdidik dan sehat. Salah satu langkah konkretnya, kurangi gula,” tutupnya.
Pernyataan ini disampaikan Ahmad Heryawan pada Rabu, 11 Februari 2026, usai menerima kunjungan dari sejumlah organisasi masyarakat yang turut mengadvokasi isu kesehatan ini.
Artikel Terkait
Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia yang Jadi Gerbang Menuju Antartika
Dua Pelaku Pemalakan Mobil di Tanah Abang Ditangkap Usai Video Viral
Iran Tangkap Jaringan Mossad, Bocoran Data Diduga Picu Kematian Warga Sipil
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana