Organisasi Pemuda Al Washliyah DKI Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden

- Rabu, 11 Februari 2026 | 16:45 WIB
Organisasi Pemuda Al Washliyah DKI Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menampik ide serupa. Di akhir Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Senin 26 Januari, Sigit menyatakan penolakan itu. Baginya, usulan itu justru akan melemahkan Polri dan juga Presiden.

Ia berterima kasih pada fraksi-fraksi DPR yang mendukung Polri tetap di bawah presiden, sambil menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPR tentu tetap berjalan.

"Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus," kata Sigit waktu itu.

"Posisi institusi Polri seperti saat ini adalah posisi yang paling ideal. Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat."

Jenderal bintang empat itu punya analogi menarik. Posisi langsung di bawah presiden dinilainya sangat membantu kepala negara. Sebaliknya, jika ada kementerian khusus yang membawahinya, justru berpotensi menciptakan 'matahari kembar' dalam komando.

"Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden. Jadi saat Presiden membutuhkan, kami bisa bergerak tanpa hambatan birokrasi. Kalau ada kementerian, menurut saya malah timbul potensi 'matahari kembar'," pungkas Sigit menjelaskan kekhawatirannya.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar