Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Dubes Rusia Bahas Patung Chairil Anwar hingga Kerja Sama Arsip

- Rabu, 11 Februari 2026 | 15:25 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Dubes Rusia Bahas Patung Chairil Anwar hingga Kerja Sama Arsip

MURIANETWORK.COM - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, di Jakarta, Rabu (11/2/2026). Pertemuan bilateral ini membahas langkah-langkah konkret untuk memperdalam kerja sama budaya kedua negara, mulai dari pertukaran arsip sejarah, kolaborasi perfilman, hingga rencana penempatan patung sastrawan Chairil Anwar di Rusia.

Mempererat Hubungan Melalui Simbol Budaya

Dialog yang berlangsung hangat itu membuka dengan kilas balik kolaborasi sebelumnya, termasuk peresmian patung sastrawan Rusia Leo Tolstoy di Universitas Indonesia akhir tahun lalu. Sebagai bentuk timbal balik dan penghargaan terhadap warisan budaya masing-masing, Menbud Fadli Zon mengusulkan penempatan patung penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar, di St. Petersburg University.

Usulan tersebut langsung mendapat respons positif dari Duta Besar Tolchenov. Diplomat senior itu menegaskan keterbukaan pihaknya untuk mendiskusikan realisasi ide tersebut, termasuk mempertimbangkan opsi lokasi lain yang mungkin lebih strategis.

"Itu merupakan ide yang sangat baik dan kami terbuka untuk mendiskusikan berbagai kemungkinan, termasuk opsi lokasi lainnya," tutur Sergei Tolchenov.

Payung Hukum dan Akses ke Khazanah Sejarah

Untuk memberikan landasan yang lebih kuat bagi berbagai inisiatif, Fadli Zon mendorong penjajakan pembuatan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang kebudayaan. MoU ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang mempermudah kerja sama teknis di masa depan.

Salah satu bidang teknis yang mendapat perhatian serius adalah pengelolaan arsip sejarah. Menbud Fadli Zon menyoroti pentingnya akses terhadap banyaknya dokumen bersejarah yang tersimpan di kedua negara, mengingat nilai tak ternilai yang dimilikinya untuk kajian akademik dan pemahaman bersama.

"Terdapat banyak pertukaran arsip antara Indonesia dan Rusia. Oleh karena itu, kami ingin menjajaki kemungkinan akses terhadap arsip-arsip tersebut, karena hal ini sangat penting bagi kita," jelasnya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar