Polemik Anggaran Kapal Picu Kritik atas Komunikasi Kabinet

- Rabu, 11 Februari 2026 | 12:10 WIB
Polemik Anggaran Kapal Picu Kritik atas Komunikasi Kabinet

"Reshuffle kabinet sepenuhnya hak preogratif presiden yang paham benar kinerja masing-masing menteri," jelas Daniel Johan.

Latar Belakang Polemik Anggaran Kapal

Polemic ini berawal dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah acara yang diselenggarakan Kadin Indonesia. Purbaya menyatakan heran karena Kementerian Kelautan dan Perikanan belum juga memesan kapal ke industri galangan dalam negeri, padahal anggarannya disebut sudah dicairkan.

Menanggapi hal itu, Menteri Trenggono membalas melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia meminta Purbaya mengecek ulang informasi tersebut kepada staf di lingkungan Kementerian Keuangan.

"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tanya Trenggono dalam unggahannya, Selasa (10/2).

Trenggono kemudian memberikan penjelasan lebih detail mengenai skema pendanaan proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa sumber dana pembangunan kapal berasal dari pinjaman luar negeri, bukan dari anggaran negara yang dikelola Kemenkeu.

"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegas Trenggono.

Rencana pembangunan 1.500 kapal ikan dengan pendanaan dari Inggris ini sebelumnya telah menjadi perhatian publik. Polemik terbuka ini pun mengundang sorotan terhadap mekanisme koordinasi dan komunikasi di tingkat pemerintahan.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar