Wali Kota Semarang Ajak Warga Perkuat Toleransi Saat Imlek dan Ramadan Berdekatan

- Rabu, 11 Februari 2026 | 11:45 WIB
Wali Kota Semarang Ajak Warga Perkuat Toleransi Saat Imlek dan Ramadan Berdekatan

Ia pun membayangkan pemandangan unik yang akan tercipta. “Nanti akan kita lihat ada simbol-simbol Imlek bertemu dengan simbol-simbol Ramadhan,” tambahnya.

Rangkaian Tradisi yang Dinantikan

Kota Semarang memang dikenal memiliki tradisi budaya yang kaya dan selalu dinanti warganya. Untuk menyambut Imlek Tahun Kuda Api, kawasan bersejarah Sam Poo Kong akan menjadi pusat keramaian melalui acara Imlek Vaganza pada 14-17 Februari 2026.

Hampir beriringan, menyongsong Ramadan, kota ini akan menggelar tradisi Dugderan. Karnaval budaya khas ini, yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota dan pembacaan suhuf halaqoh, dijadwalkan pada Senin, 16 Februari 2026.

Rangkaian acara yang beruntun ini diyakini akan menciptakan atmosfer kebahagiaan yang luar biasa. Agustina dengan antusias menggambarkannya, “Habis Imlek Vaganza di Sam Poo Kong, terus ada Dugderan karnaval. Wah seru tuh, siapapun yang hadir di Kota Semarang pada momen itu pasti akan merasakan kebahagiaan yang lebih dari pada sebelum-sebelumnya.”

Harapan untuk Harmoni dan Kesejahteraan

Melalui momentum spesial ini, Pemerintah Kota Semarang berharap benih-benih harmoni, toleransi, dan persaudaraan antarwarga dapat tumbuh semakin kuat. Hal ini dianggap sebagai fondasi untuk meneguhkan Semarang sebagai kota yang inklusif dan penuh kebersamaan.

Secara khusus, menyambut Tahun Kuda Api, Agustina menyampaikan harapan yang tulus bagi seluruh warganya. “Tahun kuda katanya mudah-mudahan membawa rezeki yang lebih banyak, kesejahteraan dan kemakmuran yang lebih baik bagi seluruh warga Kota Semarang,” pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar