Di sisi lain, HKTI juga aktif menggelar pasar murah di halaman kantornya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Inisiatif ini dirancang untuk mendukung stabilitas harga, terutama dalam menyambut bulan Ramadan.
"Kegiatan ini dilakukan menjelang bulan puasa Ramadan, sejalan dengan upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah," jelas Sudaryono.
Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono juga menegaskan posisi HKTI yang kini telah bersatu dan kembali kepada khittahnya sebagai mitra pemerintah, peran yang telah dijalankan sejak era pendiriannya. Dia menekankan bahwa kehadiran HKTI dimaksudkan untuk melengkapi, bukan menggantikan, institusi pertanian yang sudah ada seperti dinas pertanian dan penyuluh lapangan.
Lebih lanjut, Sudaryono mengungkapkan visi organisasinya. "Kami ingin menjadi mata, telinga, jembatan, dan corong bagi pemerintah pusat, serta memberikan dukungan penuh untuk mewujudkan swasembada pangan yang digagas Presiden," ujarnya.
Dengan berbagai kegiatan yang padu, mulai dari respons bencana hingga program pangan berkelanjutan, HKTI menegaskan kontribusinya tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menyentuh aspek pembangunan pertanian yang lebih mendasar.
Artikel Terkait
Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia yang Jadi Gerbang Menuju Antartika
Dua Pelaku Pemalakan Mobil di Tanah Abang Ditangkap Usai Video Viral
Iran Tangkap Jaringan Mossad, Bocoran Data Diduga Picu Kematian Warga Sipil
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana