Menariknya, ancaman Trump kali ini bertolak belakang dengan sikapnya di masa lalu. Selama masa jabatan pertamanya, ia bersama Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau justru mengeluarkan pernyataan bersama yang mendukung jembatan ini, menyebutnya sebagai 'penghubung ekonomi vital' antara kedua negara tetangga.
Penolakan dari Michigan dan Konteks Perselisihan yang Lebih Luas
Ancaman dari mantan presiden itu langsung mendapat tentangan dari Pemerintah Michigan. Gubernur Gretchen Whitmer, melalui juru bicaranya, menegaskan bahwa proyek ini justru merupakan contoh kerja sama yang menguntungkan semua pihak.
"Proyek ini telah menjadi contoh luar biasa dari kerja sama bipartisan dan internasional," kata sekretaris pers Whitmer, Stacey LaRouche.
Konflik terkait jembatan ini tampaknya tidak terlepas dari perselisihan perdagangan yang lebih luas. Trump juga menyoroti isu tarif produk susu Kanada yang dinilainya tidak adil bagi petani AS, serta mengkritik keras kesepakatan perdagangan terbaru antara Ottawa dan Beijing. Kritiknya bahkan menyentuh ranah olahraga nasional Kanada.
"Hal pertama yang akan dilakukan Tiongkok adalah menghentikan semua pertandingan hoki es yang dimainkan di Kanada, dan secara permanen menghapus Piala Stanley," ujar Trump dengan nada sarkastik.
Namun, kritik tersebut dibalas dengan argumen bahwa langkah Kanada mencari mitra dagang baru justru dipicu oleh tekanan dari Washington sendiri. Seperti diungkapkan oleh seorang anggota kongres, satu-satunya alasan Kanada berada di ambang kesepakatan dengan China adalah karena Trump "telah menendang mereka selama setahun".
Dengan tenggat waktu pembukaan jembatan yang semakin dekat, ancaman Trump ini berpotensi memicu ketegangan diplomatik baru. Nasib infrastruktur strategis ini kini tergantung pada dinamika politik dan negosiasi yang rumit antara dua sekutu terdekat itu.
Artikel Terkait
Waterspot hingga Jamur: Penyebab dan Cara Atasi Kerusakan Cat Mobil
Gus Ipul Sowan ke Ulama Situbondo Laporkan Persiapan Muktamar NU
Turki Satu Langkah Lagi ke Piala Dunia Usai Kalahkan Rumania
Panglima TNI Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit Juara MHQ Internasional