MURIANETWORK.COM - Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di Bandar Lampung, Lampung. Korban, yang merupakan warga Kabupaten Tangerang, Banten, ditemukan dengan kepala dan wajah terlilit lakban. Penemuan ini berawal dari kecemasan warga yang menyadari korban tidak terlihat keluar dari kamarnya yang terkunci selama beberapa hari, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mendobrak pintu.
Warga Digegerkan Penemuan Mayat
Suasana mencekam sempat menyelimuti kawasan kos di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton. Kerumunan warga memadati lokasi setelah terdengar kabar penemuan jasad seorang pria. Di dalam kamar, korban terbujur dengan kondisi yang memprihatinkan: wajahnya terbungkus rapat oleh lakban. Kejadian tak terduga ini langsung dilaporkan warga kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Dari Kecurigaan Menuju Penemuan
Menurut keterangan dari Ketua RT setempat, langkah warga berawal dari kecurigaan yang tumbuh setelah korban tidak terpantau aktivitasnya. Pintu kamar yang terus terkunci dari dalam selama berhari-hari menambah tanda tanya. Kekhawatiran itu akhirnya mendorong mereka untuk mengambil tindakan dengan mendobrak pintu, dan yang mereka temukan jauh dari dugaan.
“Melihat situasi tersebut, warga mendobrak pintu kamar kos korban, dan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan kondisi wajah tertutup lakban,” jelas sumber tersebut mengenai kronologi penemuan.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki Polisi
Menanggapi laporan warga, jajaran Polresta Bandar Lampung langsung turun tangan. Kepala Satreskrim, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap sebab kematian. Proses olah TKP telah dilakukan dengan cermat.
“Polisi melakukan olah kejadian perkara termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana dan adanya milik korban yang hilang,” ungkap Kompol Gigih, menegaskan bahwa semua kemungkinan, termasuk tindak kriminal, sedang dikaji berdasarkan bukti di lapangan.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlanjut untuk memastikan motif dan pelaku di balik peristiwa tragis ini. Polisi berusaha menyusun rekonstruksi kejadian sembari menunggu hasil visum et repertum guna menentukan langkah hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
DKPP Pecat Tetap Ketua KPU Bogor Terbukti Terima Gratifikasi dan Upayakan Kemenangan Paslon
Menko Pangan Apresiasi Peran Polri dalam Penertiban Harga Gabah dan Dapur MBG
KPK Sita USD 50 Ribu di Pengadilan Depok Usai OTT Dugaan Suap Lahan
Jerman Pertanyakan Keamanan Cadangan Emas 1.236 Ton di AS di Bawah Pemerintahan Trump