Dia melanjutkan, keberagaman ancaman itu memang jadi keunggulan. "Ketika kami punya senjata berbeda di atas lapangan, itu sangat sulit dihadapi. Jadi saat ini senjata mencetak gol kami sangat, sangat bagus."
Tapi, dia kembali menegaskan poin krusialnya. "Tapi kami ingin mencatat lebih banyak clean sheet. Kami harus punya keseimbangan itu."
Menurut Rosenior, inilah dilema yang dihadapi. Bermain ofensif dan cair punya keuntungan besar: lawan jadi bingung. Namun begitu, ada risikonya. "Jika kami tidak punya struktur yang tepat di balik itu, kami bisa sangat, sangat terbuka dalam transisi. Jadi ya, kami perlu menemukan keseimbangan yang pas," paparnya.
Nah, itulah tugas Rosenior ke depan: mempertahankan daya ledak serangan yang sudah terbentuk, sembari membenahi barisan belakang yang masih sering bocor. Pekerjaan yang tidak mudah, tapi pasti akan menentukan nasib Chelsea di sisa musim ini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Danantara dengan Investor AS Ray Dalio
PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
Timnas Indonesia Buka Era Herdman dengan Laga Perdana FIFA Series di GBK
Ayah di Tuban Babak Belur Dianiaya Anak Kandung Gara-gara Uang Rokok Rp20 Ribu