Anak Indonesia Tewas Tertabrak Mobil di Area Parkir Singapura, Sopir Ditahan

- Selasa, 10 Februari 2026 | 06:35 WIB
Anak Indonesia Tewas Tertabrak Mobil di Area Parkir Singapura, Sopir Ditahan

MURIANETWORK.COM - Seorang anak perempuan berusia enam tahun asal Indonesia meninggal dunia setelah tertabrak mobil di area parkir dekat Kuil Relik Gigi Buddha, Singapura. Peristiwa tragis yang menimpa ibu dan anak ini terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 11.50 pagi waktu setempat. Sang ibu yang berusia 31 tahun juga mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Kepolisian Singapura telah menahan seorang pengemudi wanita berusia 38 tahun terkait kasus ini.

Sopir Ditangkap Usai Insiden

Kepolisian Singapura mengonfirmasi bahwa pengemudi mobil yang terlibat telah ditangkap. Wanita berusia 38 tahun itu didakwa dengan tuduhan mengemudi tanpa pertimbangan yang wajar sehingga menyebabkan kematian. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kronologi pasti kejadian.

Dari Jakarta, Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, turut menyampaikan konfirmasi penahanan tersebut. "Pihaknya juga telah mendapat informasi bahwa sopir mobil yang menabrak korban telah ditahan aparat penegak hukum," jelasnya. Pengemudi tersebut merupakan warga negara asing yang tinggal di Singapura.

Kesaksian Saksi Mata di Lokasi

Suasana mencekam pasca-kecelakaan terekam dalam video yang diunggah oleh seorang saksi mata, Nguyen Thi Hanh. Ia berada tak jauh dari lokasi kejadian di kawasan Chinatown itu. Menurut penuturannya, kecelakaan bermula dari kecerobohan pengemudi saat keluar dari tempat parkir.

"Seorang wanita sedang mengemudi keluar dari tempat parkir. Dia tidak melihat pejalan kaki di sebelah kanannya, dia hanya melihat ke kiri ketika berbelok ke kanan," ungkap Nguyen.

Ia melanjutkan kesaksiannya, menggambarkan betapa cepatnya peristiwa itu terjadi. "Pada saat kecelakaan, suaminya tidak bersamanya, hanya ibu dan anak perempuannya, dengan saya di belakang mereka," lanjutnya.

Nguyen juga menyebutkan bahwa ayah dari anak korban tiba di lokasi beberapa saat setelah insiden. Pria tersebut konfrontatif dan berusaha membela pengemudi. "Ia juga meminta pengemudi keluar dari mobil dan mencoba menjelaskan bahwa 'dia tidak melakukan kesalahan apa pun' kepadanya," tutur Nguyen.

Duka dan Proses Hukum

Korban anak dan ibunya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, upaya medis tidak dapat menyelamatkan nyawa gadis kecil berusia enam tahun tersebut. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita. Kondisi sang ibu hingga kini belum dirilis lebih detail.

Insiden ini menyisakan duka mendalam dan menjadi peringatan tentang pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama di area parkir yang sering dianggap aman oleh pejalan kaki. Proses hukum terhadap pengemudi kini menjadi perhatian, menunggu hasil penyelidikan yang komprehensif dari pihak berwajib setempat.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar