Pelajar Tewas Terlempar dari Motor Akibat Lubang Jalan di Matraman

- Selasa, 10 Februari 2026 | 02:00 WIB
Pelajar Tewas Terlempar dari Motor Akibat Lubang Jalan di Matraman

Jakarta diguyur hujan deras lagi pagi itu. Jalanan becek, genangan di mana-mana. Tapi siapa sangka, di tengah cuaca buruk yang sudah jadi langganan ibu kota, sebuah lubang di jalan bisa merenggut nyawa seorang pelajar. Kejadiannya di Matraman, Jakarta Timur, Senin (9/02/2026) pagi tadi.

Menurut sejumlah saksi, korban yang masih berstatus pelajar itu tengah mengendarai sepeda motor menuju sekolah. Tiba-tiba, kendaraannya menghantam lubang jalan yang cukup dalam. Dia terlempar dan jatuh. Dugaan sementara, benturan keras di bagian kepalalah yang menyebabkan ia meninggal dunia di tempat kejadian.

Sang ibu yang tiba di lokasi langsung histeris. Bayangkan saja, anaknya berangkat sekolah seperti biasa, tapi malah tak pernah sampai. Ia harus menerima kenyataan pahit di pinggir jalan yang rusak itu.

Di sisi lain, ini bukan masalah baru. Cuaca ekstrem belakangan ini emang bikin masalah jalan berlubang makin menjadi. Banjir sih sudah surut, tapi ancaman di badan jalan tetap mengintai. Keselamatan pengendara, terutama pengguna sepeda motor, benar-benar di ujung tanduk.

Yang cukup mencengangkan, jalan rusak di Matraman yang diduga menjadi pemicu kecelakaan maut ini konon sudah diperbaiki. Cepat sekali tindakannya. Tapi tentu saja, perbaikan itu sudah terlambat bagi keluarga yang kehilangan.

Nah, terkait persoalan infrastruktur jalan yang kronis ini, kami sudah berbincang dengan Joko Setiyowarno dari Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan seperti ini adalah ancaman serius yang tidak bisa dianggap remeh. Butuh penanganan yang lebih sistematis, bukan sekadar tambal sulam, apalagi musim hujan begini.

Kejadian di Matraman ini harus jadi peringatan keras. Satu nyawa melayang sia-sia. Korbannya masih sangat muda. Kapan kita akan belajar?

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar