MURIANETWORK.COM - Aliran Sungai Jaletreng di Tangerang Selatan berubah warna menjadi putih pekat pada Senin (9/2/2026) pagi. Perubahan drastis ini diduga kuat merupakan dampak dari kebakaran gudang pabrik pestisida di kawasan Taman Tekno, Kecamatan Setu. Air yang digunakan untuk pemadaman api mengalir ke sungai, membawa residu bahan kimia yang tidak hanya mengubah warna air tetapi juga menyebabkan kematian ikan dan potensi keracunan.
Dampak Langsung pada Lingkungan
Video yang beredar di media sosial dengan jelas menunjukkan kondisi sungai yang telah berubah menjadi putih susu. Tak hanya perubahan warna, insiden ini langsung memberikan dampak ekologis yang serius. Ikan-ikan di sungai dilaporkan mati, menandakan tingkat kontaminasi yang berbahaya.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menegaskan hubungan langsung antara kebakaran dan pencemaran sungai. "Betul. Akibat dari kebakaran di pergudangan Taman Tekno," ujarnya saat dikonfirmasi.
Peringatan Keras untuk Warga
Menyikapi temuan di lapangan, aparat kepolisian segera mengeluarkan imbauan keselamatan yang mendesak. Masyarakat yang melihat atau bahkan memanen ikan mati dari Sungai Jaletreng sangat dilarang untuk mengonsumsinya. Kekhawatiran akan keracunan bahan kimia menjadi alasan utama peringatan ini.
Dhady Arsya menjelaskan lebih rinci mekanisme pencemarannya. "Karena ada pemadaman api oleh Damkar, air damkar pemadaman tersebut mengalir ke Sungai Jaletreng. Imbauan bagi masyarakat yang tadi sempat memanen ikan di sungai Jaletreng untuk tidak dikonsumsi karena dikhawatirkan keracunan," jelasnya.
Kronologi dan Dugaan Awal Penyebab
Kebakaran yang memicu rangkaian peristiwa ini pertama kali dilaporkan sekitar pukul 04.30 WIB oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli. Tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, indikasi paling kuat penyebab kebakaran adalah masalah kelistrikan.
"Penyebab dari kebakaran tersebut dugaan sementara dari hubungan arus pendek listrik gedung tersebut," tutur AKP Dhady. Meski menyebabkan kerusakan material yang nilainya masih dalam proses penghitungan, sebuah hal patut disyukuri: tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Artikel Terkait
DPD RI Terima Laporan Pelanggaran HAM di Papua Pegunungan dari Amnesty International
Polisi Sydney Bubarkan Aksi Tolak Kunjungan Presiden Israel dengan Gas Air Mata dan Semprotan Merica
Pengacara Bantah Virgoun Suruh Sopir Akses CCTV Rumah Inara Rusli
Teguran Soal Drum Berisik Berujung Penganiayaan dan Laporan Balik di Cengkareng