MURIANETWORK.COM - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang pabrik pestisida di Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (9/2/2026) dini hari. Api yang diduga berasal dari bahan kimia berkobar selama sekitar tujuh jam sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan serius karena karakteristik bahan yang terbakar, sehingga memerlukan metode khusus, termasuk penggunaan pasir dalam jumlah besar.
Kendala Pemadaman Akibat Bahan Kimia
Upaya memadamkan kobaran api di lokasi kejadian tidak berjalan mudah. Sifat bahan kimia yang terbakar membuat air menjadi kurang efektif, memaksa petugas untuk mencari alternatif lain. Mereka akhirnya menggunakan material padat untuk mengisolasi dan mematikan sumber api.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menjelaskan strategi yang diterapkan tim di lapangan. "Karena yang terbakar kimia ada yang tidak bisa dipadamkan dengan air, kemudian kami gunakan pasir kurang lebih 2 truk engkel," tuturnya.
Artikel Terkait
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Posisi Kabais di Tengah Kasus Penyegelan Aktivis
IDAI Dukung PP Tunas, Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Tiga Naturalisasi Segera Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Israel Klaim Tewaskan Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di Bandar Abbas