Hujan dan Kabut Tebal, Polres Cianjur Imbau Pengendara Puncak Ekstra Waspada
Kawasan Puncak-Cianjur masih diguyur hujan deras. Kabut tebal pun turun menyelimuti, terutama di sekitar Puncak Pass, membatasi jarak pandang para pengemudi. Menyikapi kondisi ini, Polres Cianjur pun mengeluarkan peringatan khusus. Mereka meminta semua pengendara yang melintas di jalur utama itu untuk benar-benar meningkatkan kewaspadaan.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini telah berlangsung sepanjang hari. Alhasil, pihaknya terpaksa menyiagakan petugas di berbagai titik yang dinilai rawan kecelakaan maupun bencana alam.
"Hujan deras disertai kabut tebal hampir setiap hari melanda kawasan Puncak, sehingga jarak pandang pengendara terbatas. Pengendara diminta berhati-hati dengan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi,"
Ucap Aang di Cianjur, Minggu (8/2/2026) lalu. Menurutnya, arus kendaraan menuju tempat wisata juga cukup padat, baik di akhir pekan maupun hari biasa. Makanya, kewaspadaan harus jadi prioritas utama.
Nah, saat kabut begitu pekat, ada beberapa hal praktis yang wajib dilakukan. Pastikan lampu utama kendaraan sudah dinyalakan. Lalu, jaga jarak aman dengan mobil di depan. Jangan terlalu mepet.
Perhatian ekstra juga diperlukan saat melintasi titik-titik rawan bencana. Jalur dari Puncak Pass, Cipanas, Cugenang, hingga ke selatan Cianjur perlu dilalui dengan hati-hati. Kalau hujan turun disertai angin kencang, lebih baik cari tempat aman untuk berhenti sebentar.
"Saat cuaca ekstrem, sejumlah titik bencana alam juga harus diwaspadai dari utara sampai selatan Cianjur, termasuk pohon tumbang yang sering terjadi di sepanjang jalur utama,"
tambah Aang. Polisi telah mengarahkan pengendara untuk beristirahat di tempat yang aman jika diperlukan, seperti di rest area yang tersebar di sepanjang jalur.
Pantauan di lokasi hingga Minggu petang kemarin membenarkan kondisi itu. Hujan masih mengguyur, kabut pun belum juga beranjak. Untungnya, sebagian besar pengendara terlihat sudah menyalakan lampu dan mengurangi kecepatan.
Menyikapi hal ini, puluhan petugas telah disiagakan di lapangan. Tugas mereka mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, sambil tak henti-hentinya mengingatkan pengemudi untuk menyalakan lampu dan menjaga jarak. Situasinya memang butuh kesabaran ekstra dari semua pihak.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Soroti Peran Strategis Komunitas dalam Perjuangan Melawan Kanker
Pengadilan Selandia Baru Mulai Sidang Banding Pelaku Penembakan Christchurch
BPJS Kesehatan Siap Reaktivasi Peserta PBI, Soroti Tantangan bagi Pasien Penyakit Berat
Model Diva Siregar Selamat dari Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi