Jakarta Padat Aktivitas: Kerja Bakti 100 Ribu Personel, Persiapan Festival Imlek, hingga Pengamanan Laga Persija

- Senin, 09 Februari 2026 | 05:15 WIB
Jakarta Padat Aktivitas: Kerja Bakti 100 Ribu Personel, Persiapan Festival Imlek, hingga Pengamanan Laga Persija

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Jakarta bersiap menggelar "Jakarta Light Festival" di Bundaran Hotel Indonesia pada 13 Februari mendatang. Festival cahaya ini, yang merupakan kelanjutan dari "Jakarta Penuh Warna", akan diramaikan dengan lomba dekorasi lampion antargedung. Acara ini dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai representasi identitas Jakarta yang beragam, energik, dan kreatif.

Pengamanan Ketat untuk Laga Panas Persija vs Arema di GBK

Sementara itu, atmosfer olahraga juga menghangat dengan digelarnya pertandingan antara Persija Jakarta melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Untuk mengantisipasi kerumunan massa dan menjaga ketertiban, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 2.505 personel gabungan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Reynold EP Hutagalung, menegaskan komitmennya. "Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan para suporter," jelasnya. Langkah ini mencerminkan standar operasi pengamanan yang matang untuk event berskala besar.

Pembersihan Pascabanjir di Rawajati Libatkan 600 Personel

Di tempat lain, fokus beralih ke pemulihan pascabanjir. Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan bantaran Sungai Ciliwung dari timbunan sampah di kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Aksi ini merupakan respons cepat terhadap dampak cuaca ekstrem yang kerap melanda Ibu Kota.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, yang turun langsung ke lokasi, menyatakan pentingnya aksi tersebut. "Hari ini personel yang diturunkan kurang lebih 600 orang, termasuk TNI dan Polri. Kerja bakti ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi di musim hujan seperti sekarang," ungkapnya. Gerakan ini menjadi upaya vital untuk mencegah masalah kesehatan dan banjir susulan di lingkungan terdampak.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar