Kuala Lumpur, Sabtu – Pemerintah Malaysia sedang mengkaji serius kemungkinan mengadopsi tenaga nuklir. Kajian komprehensif ini dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya siap, mulai dari kebijakan, aturan hukum, hingga kesiapan sumber daya manusianya.
Menurut Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof, langkah eksplorasi ini adalah sebuah strategi jangka panjang. Tujuannya jelas: memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.
Ia menambahkan, ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga bahan bakar fosil jadi alasan kuat di balik kajian ini. Inisiatif ini sendiri sejalan dengan Rencana Malaysia Ketigabelas yang baru-baru ini diajukan.
Di sisi lain, ketegangan global khususnya di kawasan Timur Tengah dan gangguan di jalur vital seperti Selat Hormuz sudah terasa dampaknya. Stabilitas pasokan energi global jadi taruhannya.
Artikel Terkait
YeePay Luncurkan Solusi Pembayaran Global untuk Jawab Geliat Pariwisata Tiongkok di ITB Berlin
Pelatih PSBS Biak Buka Suara Soal Tunggakan Gaji Pemain yang Telah Dua Bulan
Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara AS Terluka
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Dominan di Terminal Guntur Garut