Setelah pembayaran dilakukan, barulah jalan dibuka untuk mereka lewati. Sebaliknya, pengendara yang belum membayar dihadang dan tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Adegan ini memantik kemarahan warganet dan menjadi sorotan publik.
Respons Cepat Kepolisian di Lokasi
Merespons viralnya kejadian tersebut, Polsek Metro Tamansari langsung bergerak. Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Riyanto, menyatakan bahwa road barrier yang dimanfaatkan para pelaku untuk memungut biaya telah ditutup permanen.
"Sudah (dicek), kita juga sudah tutup," jelas Riyanto, Sabtu (7/2/2026).
Meski telah melakukan penjagaan, upaya penangkapan pelaku ternyata tidak mudah. Para oknum diduga menghindar dan bersembunyi saat mengetahui adanya patroli petugas. "Pelaku nggak ada, sudah kita tungguin. Mereka kucing-kucingan," imbuhnya.
Riyanto juga memaparkan bahwa pembatas jalan tersebut sempat dibuka sebelumnya untuk keperluan pengalihan arus lalu lintas. Saat ini, kepolisian telah menempatkan personelnya di sekitar lokasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. "Sudah ada anggota di situ. Kemarin karena ada pengalihan arus, sempat dibuka," bebernya.
Artikel Terkait
IDAI Dukung PP Tunas, Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Tiga Naturalisasi Segera Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Israel Klaim Tewaskan Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di Bandar Abbas
Elf Penuh Pemudik Terjun ke Jurang di Banyumas Usai Hindari Motor, 10 Orang Terluka