MURIANETWORK.COM - Ring Road Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) ditutup sementara pada Minggu, 8 Februari 2026. Penutupan yang berlaku dari pukul 12.00 hingga 23.59 WIB ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta dan Arema Malang. Manajemen GBK mengimbau pengunjung untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
Waktu dan Alasan Penutupan
Informasi resmi mengenai penutupan ini telah disampaikan oleh pengelola GBK melalui akun Instagram mereka. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menyambut event olahraga besar di dalam stadion. Dengan menutup akses kendaraan di ring road utama, panitia berharap dapat mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat, baik penonton maupun penyelenggara.
“Dalam rangka pelaksanaan kegiatan di kawasan GBK, demi kelancaran dan kenyamanan GBKPeople, maka akan dilakukan penutupan venue sementara pada Ring Road Stadion Utama GBK, Minggu, 8 Februari 2026 12.00-23.59 WIB,” jelas manajemen GBK dalam unggahannya.
Imbauan bagi Pengunjung
Meski akses ring road ditutup, suasana di sekitar kompleks GBK tetap ramai oleh para pendukung yang akan menyaksikan laga. Pengelola dengan sigap mengarahkan pengunjung dan memberikan alternatif. Mereka menegaskan bahwa fasilitas lain di kawasan yang luas itu tetap beroperasi normal, sehingga aktivitas seperti berolahraga di area luar stadion atau mengunjungi tempat tertentu masih bisa dilakukan.
“Kami imbau bagi GBKPeople yang berkunjung agar dapat menyesuaikan rencana aktivitasnya ya,” tulis GBK sebagai bentuk peringatan dini.
Mereka juga memberikan penjelasan lebih lanjut untuk meredam kekhawatiran. “Jangan khawatir, area dan fasilitas lain di kawasan GBK tetap dapat digunakan,” tambah pernyataan tersebut, menegaskan bahwa penutupan hanya bersifat parsial dan terbatas pada ruas jalan tertentu.
Dampak dan Penyesuaian Lalu Lintas
Penutupan jalan sementara seperti ini merupakan prosedur standar yang kerap diterapkan menjelang event bertaraf tinggi di GBK. Praktik ini menunjukkan komitmen pengelola dalam mengutamakan keselamatan dan menciptakan pengalaman yang baik bagi ribuan penonton. Bagi pengendara yang biasa melintas di kawasan Senayan, disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan yang biasanya terjadi di sekeliling stadion pada hari pertandingan.
Dengan koordinasi yang matang, diharapkan seluruh rangkaian acara, mulai dari kedatangan suporter hingga pulangnya mereka, dapat berjalan lancar. Penutupan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa GBK bukan hanya sekadar bangunan, tetapi sebuah kawasan dinamis yang menyesuaikan diri dengan aktivitas yang dihelat di dalamnya.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Video Viral Pria Gendong Benda Diduga Mayat di Tambora
Airlangga: Reformasi Struktural Kunci Pertumbuhan Inklusif di Asia-Pasifik
Prabowo Janjikan Industrialisasi Besar-besaran dan Jutaan Rumah Murah
Prabowo Tegaskan Komitmen Perangi Korupsi dan Kemiskinan di Muktamar NU