Namun, sikap itu berubah sekitar dua belas jam kemudian. Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya mengeluarkan pernyataan yang tidak biasa, mengakui adanya kesalahan dan menyatakan video tersebut telah dihapus.
"Seorang staf Gedung Putih telah secara keliru membuat unggahan tersebut. Unggahan tersebut telah dihapus," jelas pejabat tersebut.
Klaim Trump Soal Konten Video
Sementara itu, Presiden Trump memberikan penjelasannya sendiri. Saat berbincang dengan awak media di pesawat Air Force One pada Jumat (6/2) malam, ia mengaku tidak menonton video itu hingga selesai sebelum diunggah. Menurutnya, fokus video adalah pada isu dugaan kecurangan pemilu, bukan pada gambar yang bermasalah.
"Saya hanya melihat bagian pertama... dan saya tidak melihat keseluruhannya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia mempercayakan proses unggahan kepada stafnya, yang juga disebutnya tidak menonton video tersebut secara lengkap.
Insiden ini kembali menyoroti dinamika komunikasi politik di era digital dan sensitivitas tinggi terhadap konten bermuatan rasial di ruang publik Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana
Jadwal Salat dan Imsakiyah Surabaya, 29 Maret 2026
Pertamina Catat Lonjakan Konsumsi BBM Berkualitas Jelang Mudik Lebaran 2026
PSSI Dapat Dukungan Kemendikdasmen untuk Pengembangan Sepak Bola di Sekolah