Laga besar bakal tersaji di Anfield nanti malam. Liverpool versus Manchester City. Bukan cuma soal tiga poin biasa, duel ini berpotensi mengubah peta perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini. Ya, betul, pertarungannya bisa sepenting itu.
Pertandingan pekan ke-25 itu dijadwalkan Minggu (8/2) pukul 23.30 WIB. Suasana pasti sudah panas sejak siang. Anfield, markas Liverpool, selalu jadi tempat yang menakutkan bagi tim tamu mana pun. Apalagi untuk City yang datang dengan misi spesifik.
Di sisi lain, tekanan juga sama besarnya di pundak sang tamu. Manchester City saat ini masih termasuk dalam kelompok pengejar gelar, berbarengan dengan Arsenal dan Aston Villa. Kekalahan di sini bisa berakibat fatal. Bisa-bisa, perlombaan juara nanti cuma jadi duel dua kuda antara Arsenal dan Villa. Makanya, dipastikan City bakal mengerahkan segala daya upaya. Mereka harus menang untuk menjaga harapan.
Tapi, Liverpool mana mungkin mau jadi batu loncatan.
Sebagai juara bertahan, situasi mereka justru lebih darurat. Poin mereka sangat dibutuhkan bukan untuk juara, tapi sekadar masuk zona empat besar. Jadi, motivasi The Reds juga sama tingginya. Mereka pasti tak akan tinggal diam di kandang sendiri.
Menariknya, kalau kita lihat performa terkini, kedua tim ini sedang dalam pola yang mirip. Dalam enam laga terakhir di Liga Inggris, catatan mereka serupa persis: sama-sama cuma menang sekali, imbang empat kali, dan kalah sekali. Statistik itu menunjukkan bahwa kedua raksasa ini sedang tidak dalam bentuk terbaiknya. Nah, di momentum seperti inilah, faktor mental dan tekad di lapangan akan lebih berbicara keras.
Semua mengarah pada satu kesimpulan: ini akan jadi pertarungan sengit yang penuh tensi. Siapa yang lebih kuat mentalnya, dialah yang akan membawa pulang kemenangan berharga itu.
Artikel Terkait
Buron Kasus Suap Impor, Jhon Field Menyerahkan Diri ke KPK
Lebih dari 50 Juta Warga Thailand Gunakan Hak Pilih di Pemilu dan Referendum Konstitusi
Prabowo Buka Sumbangan Bencana, Tekankan Transparansi Penyaluran
Presiden Prabowo Sambut Hangat Jemaah di Puncak Satu Abad NU Malang