Sabtu sore itu, di bawah Underpass Dewi Sartika, Kota Depok, suasana tak seperti biasa. Beberapa petugas dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat sibuk bekerja. Bukan perbaikan jalan yang mereka lakukan, melainkan mencopot foto mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang terpampang besar di sana.
Dengan menggunakan gergaji dan alat las, mereka menurunkan gambar wajah RK yang bergaya seni WPAP itu. Satu per satu bagiannya dibongkar. Prosesnya diamati sejumlah warga yang lewat.
Menurut mandor di lokasi, Sanusi, ini dilakukan atas permintaan warga. "Ada permintaan dari warga Depok," ujarnya, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul empat sore. "Lalu ditindaklanjuti dan direspons. Keinginan warga supaya diganti pahlawan, hari ini langsung ditanggapi Pemprov Jabar."
Tak cuma foto RK yang diganti. Tulisan "Jabar Juara" yang sebelumnya menghiasi underpass juga akan diubah. Kata "Juara" sudah dilepas petugas, dan rencananya akan berganti menjadi "Jabar Istimewa".
Lalu, foto siapa yang akan menggantikan wajah Ridwan Kamil?
"Kalau foto RK nanti diganti dengan foto pahlawan Kota Depok," jelas Sanusi. Meski begitu, ia belum bisa menyebutkan nama pahlawan spesifik yang dimaksud. Yang jelas, wajah pahlawan Dewi Sartika dan tulisan "Jabar" sendiri masih tetap bertahan di tempatnya.
Sebelumnya, underpass ini memang menampilkan wajah RK bersama tulisan Jabar Juara di bagian tengah. Wajah pahlawan nasional RA Kartini juga masih ada di ikon yang sama.
Underpass Dewi Sartika ini sendiri diresmikan oleh Ridwan Kamil dan mantan Wali Kota Depok, M Idris, pada 17 Januari 2023 silam. Kala itu, RK menyebut proyek ini sebagai contoh kolaborasi yang bagus.
"Ini adalah kolaborasi yang luar biasa dan jadi contoh baik untuk tempat lain," kata RK saat peresmian.
"Pembebasan lahan oleh Pemerintah Kota Depok dan pembangunan infrastruktur oleh Pemprov Jabar."
RK juga sempat menitipkan pesan khusus. Ia meminta warga menghormati nama jalan yang diambil dari pahlawan pendidikan perempuan itu.
"Dewi Sartika adalah pahlawan perempuan yang mengorbankan harta bendanya demi pendidikan perempuan di zaman kolonial. Maka hormati nama jalannya dengan dua hal saja," pesannya.
"Jaga kebersihan dan jaga ketertiban."
Kini, wajahnya sendiri yang perlahan-lahan menghilang dari dinding underpass tersebut, digantikan oleh wajah pahlawan lain asal Depok. Sebuah perubahan visual yang ternyata menyimpan cerita tentang respons pemerintah terhadap aspirasi warga.
Artikel Terkait
Anak 6 Tahun Kritis di Sukabumi Usai Tertembak Senapan Angin Saat Dibersihkan Ayah Tirinya
Ledakan di Masjid Syiah Islamabad Tewaskan Ratusan, ISIS Diduga Dalang
Mensos: Digitalisasi Bansos Turunkan Kesalahan Data dari 77% ke 28%
KiiWii Bee Luncurkan Nuance dan Koleksi Baru dalam Acara Komunitas