Mendagri Tito Karnavian Laporkan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera, Sejumlah Titik Masih Jadi Tantangan

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:40 WIB
Mendagri Tito Karnavian Laporkan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera, Sejumlah Titik Masih Jadi Tantangan

"Cuma memang ada beberapa tempat yang masih belum, delapan desa yang di Aceh Tengah, kemudian titik di aceh ada 15 desa yang belum masuk aliran listrik karena memang putus-putus semua tiangnya, tapi diberikan genset oleh PLN," jelasnya.

Masalah lain muncul dari kondisi alamiah tanah di lokasi bencana. Beberapa ruas jalan yang sudah diperbaiki ternyata kembali rusak karena struktur tanah yang labil. Hal ini menciptakan pekerjaan berulang dan memerlukan pendekatan teknis yang lebih matang.

"Sudah dibangun jalan kemudian tergerus lagi karena struktur tanahnya itu baik berpasir kalau di Aceh, kalau di Sumut dan Sumbar tanahnya lempung, ini rentan sekali kalo ada hujan," ujarnya.

Wilayah yang Masih Menjadi Fokus

Berdasarkan kondisi di lapangan, pemerintah saat ini masih memusatkan perhatian pada sejumlah kabupaten yang dinilai paling membutuhkan intervensi berkelanjutan. Prioritas ini ditetapkan berdasarkan tingkat kerusakan dan kerentanan wilayah tersebut.

Di Provinsi Aceh, terdapat enam titik perhatian, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah. Sementara di Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara menjadi fokus akibat terjangan material lumpur dalam skala besar. Adapun di Sumatera Barat, upaya pemulihan terkonsentrasi di Kabupaten Agam, Pariaman, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan.

Laporan ini menunjukkan bahwa meski tahap tanggap darurat mulai bergeser ke pemulihan, proses rehabilitasi di daerah dengan kerusakan ekstrem dan kondisi geologis yang menantang masih memerlukan waktu dan strategi yang tepat.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar