Iran dan AS Gelar Perundingan Langsung di Oman Pasca Konflik Militer 2025

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 06:05 WIB
Iran dan AS Gelar Perundingan Langsung di Oman Pasca Konflik Militer 2025

MURIANETWORK.COM - Iran dan Amerika Serikat kembali duduk di meja perundingan di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2/2026), dalam upaya membuka jalan diplomatik yang telah lama membeku. Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi yang pertama sejak kedua negara terlibat konflik militer langsung pada Juni 2025, dan fokus utamanya adalah membahas program nuklir Iran serta isu-isu regional yang pelik.

Pertemuan Pertama Pasca Konflik

Suasana di Muscat tentu berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Pertemuan ini menandai babak baru dalam hubungan kedua negara yang penuh tensi, setelah AS pada Juni 2025 bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap situs-situs nuklir Iran. Latar belakang konflik itu membuat setiap kata dan gestur dalam perundingan kali ini dipandang dengan kaca mata yang sangat hati-hati oleh pengamat internasional.

Setelah melalui desas-desus dan laporan tentang ketidaksepakatan yang hampir menggagalkan pembicaraan, kedua pihak akhirnya mengonfirmasi pertemuan tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan memimpin delegasi masing-masing. Seperti dilaporkan kantor berita IRNA, Araghchi telah tiba di Muscat sejak Kamis malam, menyiapkan posisi negosiasi negaranya.

Harapan Iran dan Posisi AS

Teheran telah menyampaikan harapannya dengan jelas kepada dunia. Pemerintah Iran menginginkan keterlibatan yang konkret dan bermakna dari Washington. Sementara itu, pihak AS, seperti dilaporkan AFP, mendekati perundingan ini dengan sikap ingin mengukur apakah ada prospek nyata untuk kemajuan, tidak hanya soal nuklir tetapi juga berbagai persoalan lain yang menjadi sumber ketegangan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar