Pembatalan hanya dapat diajukan oleh penumpang yang terdaftar dan menggunakan akun Access by KAI miliknya. Proses ini harus dilakukan selambat-lambatnya dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta, dengan syarat status pembayaran tiket telah "Paid". Jika melebihi batas waktu tersebut, penumpang diharuskan mengurus pembatalan langsung di loket stasiun.
Biaya dan Proses Pengembalian Dana
Pembatalan tiket tentu tidak bebas biaya. KAI menerapkan bea pembatalan sebesar 25% dari harga tiket, di luar biaya pemesanan yang telah dikeluarkan sebelumnya.
Mengenai pengembalian dana, pihak KAI menjelaskan, "Pengembalian dana pembatalan estimasi 7 hari terhitung sejak pengajuan pembatalan dilakukan."
Dana akan dikembalikan secara eksklusif melalui transfer bank atau E-Wallet ke rekening salah satu penumpang yang terdaftar dalam pemesanan. Ketelitian dalam menginput data rekening menjadi kunci, karena kesalahan dapat menyebabkan sistem menolak proses pembatalan online.
Lebih lanjut diungkapkan, "Apabila proses pengembalian bea tiket yang dibatalkan mengalami kegagalan transfer, maka penumpang akan mendapat pemberitahuan berupa notifikasi sms dan email serta berhak mendapatkan bea tiket yang dibatalkan paling lama/maksimal 1 tahun terhitung sejak proses pembatalan dilakukan."
Perlu diingat, dana yang tidak diambil dalam jangka waktu satu tahun tersebut akan diserahkan kepada perusahaan. Untuk tiket yang awalnya dibeli melalui situs online selain Access by KAI, pembatalan online tetap bisa dilakukan asalkan kode booking telah ditambahkan ke dalam aplikasi dan nama penumpang terdaftar sebagai pengguna.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu